Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Warga Batu Merah Gelar Aksi Demonstrasi Hingga Boikot Kantor Desa

0 78

Ambon, TN – Warga Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon yang mewakili anak cucu keturunan mata rumah Hatala menggelar aksi demonstrasi dan memboikot kantor, desa setempat, Selasa (26/11) siang.

Aksi demonstrasi ini dipicu kecewa warga atas keputusan Saniri yang tidak melakukan proses pemungutan suara, melainkan lebih memilih menggunakan sistem voting, dalam rangka menetapkan mata rumah parentah untuk diangkat sebagai Kepala Desa Batu Merah.

Menurut para pendemo, sistem voting dianggap menyalahi aturan, dan bertentangan dengan aturan maupun pemilihan raja di Negeri Batu Merah yang dipilih secara demokrasi dan terbuka, bukan secara diam-diam dengan sistem voting.

Dalam pernyataan sikapnya, mata rumah Hatala menolak dengan tegas penetapan mata rumah parentah melalui musyawarah saniri. Mereka juga menuntut Pemerintah dan Saniri Negeri Batu Merah, untuk segera menyelenggarakan musyawarah adat secara terbuka dan transparan.

“Kami tegaskan, bahwa dasar penetapan mata rumah parentah adalah data, bukti dan fakta sejarah, bukan voting. Kami minta untuk segera dicabut hasil keputusan Saniri dan melakukan musyawarah secara terbuka, yang berdasarkan data, bukti dan fakta sejarah,” teriak mereka.

Para demonstran juga mendesak Pejabat Negeri Batu Merah untuk segera melakukan pergantian anggota Saniri negeri atas nama Abdullah Hatala (Uya), karena tidak membawa aspirasi mata rumah Hatala.

“Kami juga meminta Wali Kota Ambon untuk mengevaluasi kinerja pejabat dan Saniri negeri terkait dengan penetapan mata rumah,” tegas salah satu warga Batu Merah Muhammad Ali Hatala.

Usai melakukan orasi, warga langsung memboikot kantor Desa dengan cara memalang pintu kantor desa dan memasang baliho pernyataan menolak hasil keputusan Saniri negeri yang dilakukan dengan sistem voting.

“Kami akan memboikot kantor desa selama Saniri belum mencabut hasil keputusan Saniri yang dilakukan secara voting,” tandas Ali.

Anda mungkin juga berminat