Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Wali Kota Ternate Sambut Bupati Buru Dan Rombongan

0 89

Ternate, TN – Bupati Buru, Ramly Umasugi didampingi unsur Forkompimda bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para pejabat eselon II dan III di lingkup Pemerintah Kabupaten Buru, Jumat (24/1) sekitar pukul 05:00 WIT, tiba di pelabuhan Ahmad Yani Ternate, dengan menggunakan KM Dorolonda. Demikian rilis yang diterima Teropongnews.com, di Ternate, Sabtu (25/1).

Kedatangan rombongan orang nomor satu di Kabupaten Buru itu untuk melakukan Kunjungan Kerja (Kuker) selama dua hari di kota Ternate. Bupati bersama rombongan akan melakukan studi banding, terkait penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan sosial kemasyarakatan.

Sekitar pukul 10:00 WIT, Bupati beserta rombongan yang berjumlah 121 orang itu, tiba di kantor Wali Kota Ternate jalan Pahlawan Revolusi dengan menggunakan 3 bus milik Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan Kota Ternate.

Bupati langsung disambut oleh Wali Kota Ternate Hi. Burhan Abdurahman dan seluruh staf jajaran Setda Pemkot Ternate dengan tarian Soya-Soya.
Dalam sambutannya, Bupati Buru, Ramly Umasugi menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan kunjungan rombongan yang sudah disambut dengan baik oleh Pemkot Ternate.

“Saya merasa bangga dengan melihat sejumlah baliho yang terpasang di setiap sudut jalan di pusat kota Ternate yang bertuliskan, Selamat Datang Bupati Buru dan Rombongan,” kata Ramly.

Menurutnya, Ternate merupakan tujuan studi banding yang tepat, karena Ternate dengan adat istiadat Kesultanan Ternate yang sangat kuat menjadikan motivasi Pemkab Buru sejak masa lalu, masa sekarang dan insya Allah di masa yang akan datang.

“Hal inilah yang mampu memotivasi kami untuk menerapkan kailah-kailah serta norma-norma agama Islam bagi masyarakat di Kabupaten Buru,” ungkapnya.

Bupati menyebut, Kabupaten Buru yang terdiri dari 10 kecamatan dan 60 desa dengan mata pencarian utama dari warga yakni sebagian besar petani, sehingga Kabupaten Buru merupakan penghasil beras terbesar untuk wilayah Maluku.

“Kami diminta oleh pemprov dan pemerintah pusat sebagai penyandang pangan Provinsi Maluku, sehingga kami limpahkan 62 ribu ton beras setiap tahun,” ujarnya.

Sementara Wali Kota Ternate, Burhan Abdurahman dalam sambutannya mengapresiasi kunker yang dilakukan Bupati dan rombongan dari Kabupaten Buru ini.

Wali Kota juga menuturkan kepada tamu rombongan, bahwa di kota Ternate ada penerapan bagi dunia pendidikan, yakni sekolah wajib Baca Tulis Al Qur’an (BTA) kepada siswa-siswa sekolah dasar (SD) yang nantinya itu menjadi salah satu syarat kelulusan di Sekolah Dasar (SD).

“Alhamdulilah kita setiap tahun mewisuda ribuan anak-anak lulusan SD untuk BTA,” ungkap Wali Kota.

Dengan harapan lima hingga sepuluh tahun mendatang Kota Ternate bisa tahu BTA sehingga tidak ada lagi alasan bahwa generasi yang ada di Ternate buta akan BTA.

Selain dunia pendidikan, Wali Kota juga mengaku, dari sisi ekonomi dan perdagangan yang ada di Kota Ternate, bahwa Kota Ternate sebagai kota jasa perdagangan banyak kedatangan pengunjung dari luar, sehingga banyak dibangun ruang-ruang publik seperti Land Mark, Taman Nukila dan banyak ruang publik lainnya yang dibangun.

“Banyaknya ruang publik, sehingga masyarakat bisa manfaatkan ruang publik tersebut,” pungkasnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penukaran cenderamata oleh Bupati Buru kepada Wali kota Ternate kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah.

Anda mungkin juga berminat