Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Wagub Malut Terpilih Diduga “Serang” Panwas Di TPS

0 31

Ternate, TN – Wakil Gubernur Maluku Utara terpilih, Al Yasin Ali nyaris menganiaya petugas Panitia Pengawas (Panwas) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 4 Desa Fidi Jaya bernama A Marasabessy, Rabu (17/4). Ketua TKD Joko Widodo–Maruf Amin ini, bahkan diduga sempat “menyerang” petugas pengawas tersebut. Beruntung aksi ini berhasil dihalangi aparat keamanan yang bertugas di TPS.

Kejadian itu berawal dari pengawas TPS menegur saksi PDIP dan Golkar yang datang ke TPS 4 menggunakan kaos berwarna identik partai PDIP dan Golkar.

Saat itu, saksi yang tidak menerima teguran dari petugas Panwaslu di TPS Fidi Jaya langsung melaporkan insiden kepada Ali Yasin dan istrinya.

Sesudah mendapat laporan, Al Yasin yang juga Bupati Halmahera Tengah dua periode ini datang memprotes petugas pengawas dengan cara yang tidak wajar. Bahkan, petugas pengawas sempat diserang, beruntung dihalangi aparat keamanan yang bertugas di TPS.

Ketua Bawaslu Provinsi Malut, Muksin Amrin yang dikonfirmasi Teropongnews.com membenarkan adanya kejadian tersebut. Bahkan, kata dia, A Marasabessy nyaris dianiaya oleh Al Yasin Ali. Untuk diketahui, Al Yasin juga adalah Wakil Gubernur terpilih Malut. Ia datang ke TPS bersama sang istri Mutiara Yasin serta anaknya.
Muksin mengaku, aksi Al Yasin Ali merupakan cara-cara yang tidak terpuji dan mengarah ke tindakan premanisme.

Muksin menyatakan, tindakan Al Yasin Ali yang juga sebagai pejabat negara ini terjadi sangat tidak pantas dan tidak elegan dilakukan kepada penyelenggara pemilu yakni Pengawas TPS.
Pasalnya, petugas sedang melaksanakan tugasnya dan hal ini dilindungi oleh UU. Pengawas TPS dinilai sudah tepat melaksanakan tugasnya.

“Apalagi, saksi tidak boleh menggunakan atribut partai atau warna yang menunjukkan identitas peserta pemilu sebagaimana PKPU nomor 3 tahun 2019,” kata dia.

Anda mungkin juga berminat