Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

UTIpro Papua Barat, Memiliki Sejumlah Atlit Taekwando Berprestasi

0 190

Sorong, TN- Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) mengukuhkan eksistensi Universal Taekwandow Indonesia Provesional (UTI Pro) sebagai satu-satunya wadah olahraga taekwondo profesional di Indonesia, tentunya juga di Provinsi Papua Barat.

UTIpro adalah organisasi cabang olah raga Takwandow Indonesia yang ada di jalur profesional dan bukan amatir.

Tujuan dibentuknya UTIpro yang berada dibawa Kementrian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia dan diasuh oleh BOPI, hadir untuk membentuk prestasi atlit Taekwandow.

Ketua Universal Taekwandow Indonesia Profesional (UTI Pro) Papua Barat, Ronny Nahuway, ST, M.Si, mengatakan, Pengcab UTIpro Papua Barat baru terbentuk tiga, diantaranya, Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kabupaten Tambrauw.

“UTIpro Papua Barat wajib membentuk Pengcab di setiap kabupaten/kota. Baru tiga Pengcab yang dibentuk, yaitu Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kabupaten Tambrauw,” ujar Ronny Nahuway, Rabu (13/6).

Prestasi menggembirakan datang dari cabang olahraga Taekwondo, dimana dua atlet asal Sorong, sukses mencuri perhatian dalam Kejuaraan Internasional Paku Alam Championship di Jogjakarta, pada akhir September 2017 lalu.

Kedua atlit tersebut adalah, Agustinus, turun di kelas 54 Kg Senior Putera dan Mutiara, bermain di kelas 46 Kg Kelas Junior Puteri.

Selain itu juga, dalam kerjunas Seleman Cup pada 21-22 Apri 2018, Papua Barat kembali meraih prestasi gemilang, mendapat juara umum keempat, dengan 9 medali emas dari dua club, UTIpro Dojan Polres Sorong Kota dan Dojan Kodim 1704/Sorong.

“Dari juara umum keempat itu, kita punya dua atlit jadi pemain terbaik, dan saat ini mereka benar-benar dipersiapkan sejak dini untuk tampil dalam pentas-pentas yang lebih bergengsi lagi,” jelas Ronny.

Dua club yang diturunkan dalam Kejurnas Seleman Cup, sebanyak 7 atlit di kelasa ICTU (kadet) meraih 7 medali emas sedangkan 2 emas diraih 2 atlit senior.

UTIpro mengizinkan atlitnya tampil pada PON XX di Provinsi Papua, apabila KONI Papua Barat melihat prestasi yang dimiliki sejumlah atlit UTIpro Papua Barat.

Namun menurut Ketua UTIpro Papua Barat, apabila atlitnya diperkenankan untuk membela Provinsi Papua Barat di Pesta Olah Raga Nasional, maka harus melalui prosedur keorganisasian.(*)