Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Turnamen Sepakbola Bupati Cup II DPD KNPI Sorong Resmi Dimulai

0 189

Aimas, TN – Turnamen sepakbola yang memperebutkan piala Bupati Sorong putaran II, secara resmi dimulai di Stadion Wombik KM 16, Jumat (1/10/2019) sore. Kick Off turnamen yang diselenggarakan DPD KNPI Kabupaten Sorong ini, dilakukan Asisten III Pemkab Sorong, Klaas Osok.

Pada laga perdana, tim yang merumput adalah Distrik Makbon Vs Distrik Malabotom. Bermain di bawah mendung gelap, pertandingan yang dipimpin wasit Oni Yeniar ini berlangsung sengit. Tim Distrik Makbon yang bermain ngotot, berhasil menekuk kesebalasan Distrik Malabotom dengan skor akhir 3-0.

Pada sesi kedua, tim yang seharusnya bertanding adalah Distrik Klamono Vs Distrik Saengkeduk. Sayangnya, pertandingan ini tidak bisa disuguhkan kepada penonton setelah para pemain PS Saengkeduk tidak ada yang muncul di lapangan hijau.

Tim Klamono yang sudah menunggu di Stadion Wombik, akhirnya dinobatkan sebagai pemenang WO dengan skor 3-0.

“Kami menyayangkan Tim Saengkeduk yang tidak hadir pada pertandingan hari ini. Turnamen ini sebenarnya kan sebagai ajang untuk pencarian bakat, mencari bibit-bibit muda pemain sepakbola di Kabupaten Sorong. Jadi saya himbau kepada tim-tim yang sudah mendapatkan jadwal bertanding, bisa hadir tepat waktu di tempat pertandingan,” ujar Albertho Klasmian, Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Sorong.

Sebelumnya, turnamen ini secara resmi telah dibuka Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru SH. MSi setelah pelantikan pengurus DPC KNPI Distrik se-Kabupaten Sorong pada Rabu, 30 Oktober 2019. Pada kesempatan itu, Bupati juga menyerahkan bantuan perlengkapan olahraga berupa 100 buah bola kaki, 100 buah bola voli, 50 buah net voli serta 470 pcs kostum olahraga.

Ketua DPD KNOPI Sorong, Karlos Kalasuat kepada Teropongnews menjelaskan, turnamen sepakbola Bupati Cup II ini diselenggarakan untuk menjaring bakat sepakbola para pemuda Kabupaten Sorong. Dari seleksi itu, nantinya akan diproyeksi untuk menghidupkan lagi club sepakbola Persis Sorong yang saat ini mati suri.

“Ya karena tidak ada pemainnya. Makanya, dengan digelarnya turnamen ini, kita berharap ada pemain-pemain muda berbakat yang bisa kita rekrut untuk menghidupkan lagi Persis Sorong,” tandas Karlos. **

Anda mungkin juga berminat