Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tuntaskan S1, Mahasiswi Papua di Jerman Ini Lanjutkan S2

0 118

Bremen, TN – Setelah melalui perjuangan yang panjang dan melelahkan, Sherlyrena Rumaropen, salah seorang mahasiswi penerima beasiswa asal Papua Barat, akhirnya menuntaskan studinya  di Universitas Hochscule Bremen, Jerman.

Mahasiswi asal Fak Fak yang mengambil porgram S1 jurusan Teknik Sipil ini, menjalani yudisum di kampusnya pada hari Selasa, (26/11/2019).

Virginus Turot, salah seorang mahasiswa Papua penerima beasiswa di Jerman kepada Teropongnews.com menjelaskan, Sherlyrena mulai meniti studi di Jerman sejak tahun 2015, setelah sebelumnya megikuti penyetaraan (coulege) selama 1 tahun.

Keberangkatan Sherlyrena ke Jerman, adalah berkat beasiswa yang diberikan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Untuk bisa mengikuti mata kuliah yang disampaikan dosen di kampus itu, Sherlyrena harus belajar bahasa Jerman selama 9 bulan.

“Belajar di Jerman itu tidak mudah. Terlebih kendala bahasa  yang membuat kita mahasiswa Papua ini harus belajar dua kali lebih keras dari teman-teman yang asli Jerman. Dengan belajar yang sungguh-sungguh serta berdo’a, puji syukur Sherlyrena bisa melewati itu,” kata Virginus, yang berasal di kabupaten Sorong ini.

Mewakili teman-temannya yang kini sedang menempuh studi di Jerman, Virginus Turot menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Papua Barat, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, yang telah memfasilitas anak-anak Papua untuk kuliah di Jerman.

Sementara Sherlyrena  berpesan, untuk anak-anak papua yang sedang kuliah di Jerman ataupun di mana saja, agar tetap semangat untuk berjuang, jangan pernah menyerah dalam meraih cita-cita.

“Tuhan punya rencana dengan memberi kesempatan dan tantangan itu, sehingga kita harus bisa lewati tantangan itu hingga akhir. Jangan pernah putus asa , terlebih untuk teman-teman yang masih belajar di Jerman , harus semangat karena Papua membutuhkan kita smua ketika selesai dari sini,” ujarnya .

Sherlyrena menjalani wisuda setelah menyesaikan tugas akhir berupa skripsi. Untuk tugas ini, dia membuat disertasi tentang perbandingan jenis kondisi jalan “Lapisan permukaan aspal tipis dalam konstruksi dingin dengan lapisan permukaan aspal tipis dalam konstruksi panas “.

Belum puas dengan ilmu yang didapat, Sherlyrena berencana akan melanjutkan studinya itu dengan mengambil program S2, juga di Jerman, melalui program beasiswa dari Pemerintah papua Barat. **

Anda mungkin juga berminat