Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tumpukan Sampah Akibat Banjir di Kota Sorong, Wujud Prilaku Kurang Terpuji

0 48

Sorong,TN- Banjir yang sering mengepung Kota Sorong disaat musim penghujan, disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya, tumpukan material galian c yang menutupi hampir semua saluran drainase.

Selain itu juga kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya, akibatnya banyak sampah yang menumpuk di saluran drainase, sehingga menghambat jalannya air dan mengakibatkan banjir semakin merajalela disaat musim penghujan tiba.

Untuk memberikan edukasi langsung kepada seluruh masyarakat Kota Sorong tentang pentingnya menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan, Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong melakukan aksi turun langsung membersihkan dan mengangkat tumpukan sampah plastik yang menutupi saluran drainase yang berada tepat didepan PLTD Km 9, Selasa (11/6).

Ditemui saat memimpin aksi bersih-bersih sampah, Kepala Dinas Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Sorong Julian Kelly Kambu mengatakan aksi yang dilakukan untuk memberikan edukasi dan pendidikan langsung di lapangan serta memberikan kesadaran kepada warga Kota Sorong dalam menjaga lingkungan.

“Ada 3 hal yang diamati di Kota Sorong yaitu sumber daya manusia meningkat, sikap warga baik tapi perilaku warganya kurang terpuji karena suka membuang sampah sembarangan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk merubah perilaku yang kurang terpuji ini yang harus dilakukan sosialisasi dari waktu ke waktu. Karena untuk merubah perilaku, menurutnya, tidak bisa dirubah dalam waktu satu hari. Tapi butuh waktu untuk merubah perilaku tersebut.

Disinggung mengenai tumpukan sampah plastik di saluran drainase, katanya, kalau tidak segera diatasi dan diangkut maka akan menimbulkan banyak masalah. Diantaranya, masalah banjir dan juga jika sampah plastik mengalir ke laut maka akan mengganggu kehidupan ekosistem di laut.

“Kami juga minta agar usaha galian C segera ditutup. Kita harus keras, kalau tidak tegas maka pada saat banjir nanti kita semua saling menyalahkan, bahkan masyarakat menyalahkan pemerintah,” ujarnya seraya menambahkan masalah banjir semua berawal dari perilaku.

Sementara itu, disinggung mengenai masyarakat Kota Sorong yang menuntut agar Pemerintah Daerah mengangkat tumpukan sampah di saluran drainase, jawabnya, hal tersebut salah besar.

Karena selaku ahli lingkungan, menurutnya partisipasi dan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan harus terus ditingkatkan.

“Tidak boleh saling berharap. Kesadaran masyarakat harus terus ditingkatkan khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan,” tandasnya.

Anda mungkin juga berminat