Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

TNI Kerahkan 3 Pesawatnya, Helikopter Hilang Kontak Di Oksibil Masih Dicari

0 98

Jayapura, TN – TNI mengerahkan 3 unit pesawatnya untuk melanjutkan proses pencaharian Helikopter MI-17 Milik TNI AD yang hilang kontak sejak Jumat (28/6) lalu di Wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Muhammad Aidi, Minggu (30/6) mengatakan pihaknya menurunkan pesawat helly jenis Bell 412 yaitu callsign HA-5177 dan HA-5185 dari bandara Mozes Kilangin Timika dan pesawat CN235 dengan Callsign A-2307 milik TNI AU dari Base Ops Lanud Silas Papare Sentani ke Oksibil dengan misi pengangkutan Avtur, Alkap dan pasukan SAR gabungan.

“Jadi hari ini kita lanjutkan pencaharian lewat udara dengan menambah tiga unit pesawat yang takeoff dari Timika dan Jayapura,” kata Kapendam.

Disamping itu, ada juga dua unit pesawat milik perusahan sipil yaitu Helly jenis MD 500 dan peswat jenis Karvan akan bergabung ke Oksibil untuk membantu pecaharian di sekitar titik ordinat lokasi hilangnya helikopter.

Lanjut Kapendam, dimungkinkan untuk pencaharian hari ini, dapat berjalan baik lantaran kondisi dan pantauan cuaca cukup bersahabat dengan data WIND: CALM; VISIBILITY: 7 KM; WEATHER: NIL; dan CLOUD: SCT 8000 FT.

Disisi lain, Tim SAR Darat gabungan yang akan melaksanakan penyisiran lewat jalur darat telah berangkat ke titik pencarian masing-masing sejak pukul 04.30 WIT. Tim ini terdiri dari unsur TNI, Polri, SAR Papua dan relawan masyarakat.

“Tim SAR Darat gabungan dibagi dalam 3 Wilayah pencarian yaitu: Wilayah 1 berada di Oksibil dipimpin oleh Dandim 1702/JWY Letkol Inf Candra Dianto,SH dengan kekuatan satu SSK,0 katanya.

Untuk wilaya Oksibil Tim dibagi lagi dalam 3 kelompok terdiri dari Kelompok 1 dipimpin oleh Dansatgas Yonif 725/WRG Letkol Inf Hendry Ginting dengan sasaran Distrik Oskop, kelompok 2 dipimpin oleh Dandim 1702/JWY Letkol Inf Candra Diyanto, SH dengan sasaran Gunung Mol dan Gunung Aplot, sedangkan kelompok 3 dipimpin oleh Mayor Inf Ardiyansah dengan sasaran ke Kampung Alut Bakon.

Wilayah pencarian ke 2 berada di daerah Airu dipimpin oleh Kasi Ops Korem 172 dengan kekuatan Pasukan 30 orang, sedangkan Wilayah pencarian ke 3 berada di daerah Lereh dipimpin Oleh Dandim 1701/JYP dengan kekuatan Pasukan 20 orang.

“Upaya pencarian hari ini akan berpedoman kepada pengumpulan dan analisa informasi dan keterangan dari berbagai sumber, antara lain keterngan dari masyarakat digabungkan dengan data tekhnologi Inteligen Dan Analisis Geopasial (GEOINT),” jelasnya.

Kapendam menambahkan sebagaimana keterangan masyarakat, bahwa pada hari jumat 28 juni 2019 sekitar pukul 13.00 WIT masyarakat Kampung alutbakon Distrik Oksop kab. Peg. Bintang mendengar suara Helly cukup keras melintas di atas Distrik Oksob dan melewati sela-sela gunung menuju Distrik Bime dan Okbab, namun masyarakat tidak melihat helly tersebut karena tertutup kabut tebal.

Sedangkan tekhnology GEOINT menganalisa kemungkinan kedudukan helly berdasarkan anomali suhu panas sehingga dapat ditentukan beberapa titik koordinat yang dapat disesuaikan dengan keterangan masyarakat.

Anda mungkin juga berminat