Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tingkatkan PAD, BP2RD Raja Ampat Pasang Alat Perekam Pajak Di Tempat Usaha

1 207

Waisai, TN- Pemerintah kabupaten Raja Ampat melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) di tahun 2020 berupaya menginfentarisir penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak dan retribusi.

Hal itu disampaikan kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Raja Ampat, Ferdinan Rumsowek, S.KM, M.Kes, kepada waratawan di ruang kerjanya, Selasa (3/2).

Dikatakan, pihaknya telah memasang alat perekam pajak diberbagai restoran, resort, hotel serta penginapan di wilayah Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat.

“Dengan alat yang terpasang ini, kita gampang dalam memonitor kelancaran sama kecepatan pembayaran pajak. Apabila ada restoran, hotel maupun penginapan tidak gunakan alat secara maksimal akan terbaca karena konek terhadap Bank Papua dan BP2RD. Maka, kita pun secara cepat bisa ke lapangan menindak lanjuti,” ujar Ferdinand Rumsowek.

Menurutnya, sebanyak 41 alat perekam pajak telah dipasang hampir disemua wajib pajak di kota Waisai sesuai klasifikasi usahanya. Ferdinan Rumsowek yakin dengan alat tersebut, PAD Raja Ampat dipastikan meningkat.

“Dalam pemasangan alat ini, BP2RD bekerjasama dengan Bank Papua unit Waisai. Sehingga dapat dimonitor langsung oleh Bank Papua dan BP2RD sendiri,” ungkapnya.

Ketika ditanya terkait target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Raja Ampat di tahun 2020 ini, menurut Rumfowek, pihaknya belum menargetkan hal itu, karena yang bersangkutan baru tiga pekan menduduki jabatan tersebut. Namun ia meyakini PAD Raja Ampat tahun 2020 akan lebih baik.

Anda mungkin juga berminat