Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tiga Kali Setubuhi Anaknya, Oknum Sopir Istirahat di Hotel Prodeo

0 719

Manokwari, TN- Kasus dugaan pemerkosaan anak dibawah umur kini mencuat di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat. Kali ini dialami seorang anak sebut saja bunga (13) (nama semaran) disetubuhi ayah kandungnya.

Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Mathias Yosias Krey melalui press releasenya yang diterima teropongnews.com Sabtu (13/7) menjelaskan, oknum sopir berinisial TW (45) yang juga ayah kandung korban telah melakukan perbuatan bejat terhadap anaknya sudah tiga kali.

Krey menjelaskan kronologisnya bahwa, peristiwa ini berawal dari pelaku dan korban tinggal dalam satu kamar di rumah keluarganya pada bilangan Amban, disitu TW melakukan aksinya.

“Yang pertama pada bulan Desember 2018 sebanyak 1 kali dan yang kedua pada tgl 02 Juli 2019 sebanyak 2 kali. Setiap kali pelaku melakukan persetubuhan terhadap korban, bunga dalam keadaan tidur sehingga dia tidak sadar pada saat pelaku melancarkan perbuatannya saat itu korban langsung terbangun dan menendang pelaku,” ungkap Kabid Humas melalui press releasenya.

Karena takut terbongkar perbuatan bejat itu, TW mengancam korban dengan kata-kata “Jangan ko kasitahu mama ade, nanti saya pukul ko mati” ancaman tersebut membuat bunga menjadi takut.

Kemudian pada tanggal 6 Juli 2019, bunga ada kesempat keluar TKP menuju rumah mama ade atau tantenya di wilayah Maripi dan menginap beberapa hari, korban menceritrakan perbuatan keji ayahnya itu.

Sehingga mama ade, Aplena Baransano melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polda Papua Barat, Jum’at (12/7) pukul 17.00 WIT tentang perlindungan anak.

Setelah menerima LP, anggota SPKT Polda Papua Barat melakukan pemeriksaan saksi korban, kemudian menuju ke TKP untuk mengamankan pelaku dan melanjutkan proses lidik ke sidik yang langsung ditangani Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Papua Barat.

TW ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 81 ayat (1) dan (3) UU No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak.

Setelah itu tersangka TW dijebloskan kedalam hotel prodeo Polda Papua Barat untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Anda mungkin juga berminat