Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tidak Mau Lurahnya di Ganti, Warga Klaru Palang Kantor Kelurahan

0 648

Aimas, TN – Rotasi pejabat di lingkungan Pemkab Sorong yang dilakukan Bupati Johny Kamuru pada Selasa (1/10/2019) lalu memicu reaksi di level bawah. Puluhan warga di Klaru Distrik Mariat, memalang kantor kelurahan karena tidak mau Lurahnya di mutasi dan diganti orang lain.

Kantor Lurah Klaru di palang warga, sebagai bentuk protes menolak penggantian lurah.

Pemalangan kantor lurah itu terjadi sejak Selasa petang, dan dilakukan oleh warga gabungan dari tiga etnis, yakni Jawa, Maybrat dan Malamoi (Jamaimo). Mereka mulai berkumpul di kantor lurah sejak pukul 18.00 WIT setelah mendengar jabatan Lurah Klaru ada pergantian.

Dalam gerbong mutasi yang dilakukan Bupati Sorong di gedung ACC, nama Khodim, Lurah Klaru, ikut bergeser posisinya menjadi Pelaksana di Sekretariat Daerah Pemkab Sorong. Posisinya diganti oleh Agus Daifuri, mantan Sekretarit Lurah Makbalim.

Khodim, saat dihubungi Teropongnews.com mengakui adanya aksi pemalangan itu. “Selasa sore aksi warga ini sudah saya redam, dan mereka mau membubarkan diri. Tapi Rabu pagi, saat saya mau masuk ke kantor, ternyata sudah dipalang sama tokoh adat Moi dan adik-adik dari marga Felis,” ujar Khodim.

Pada pukul 09.00 pagi, dirinya mendapat dihubungi oleh Kasat Intel Polres , agar membantu membuka palang kantor Lurah Klaru. Protes warga itu juga disampaikan langsung kepada Sekda Kabsor pada Rabu (2/10/2019) siang. Mereka mendatangi ruang sekda untuk menolak pergantian Lurah Klaru.

Anda mungkin juga berminat