Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Terkait Video Shalat Diiringi Musik Dugem, MUI Kota Sorong Minta Polisi Tegas

0 348

Sorong, TN – MUI Kota Sorong meminta jajaran kepolisian Polres Sorong Kota, bertindak tegas terhadap para pelaku yang terlibat dalam pembuatan dan penyebaran video gerakan shalat yang diiringi musik dugem.

Dasarnya, perbuatan yang terekam dalam video tersebut telah mencederai umat Islam. Perbuatan itu sudah termasuk dalam perbuatan melecehkan dan menistakan agama Islam.

“Kami percaya polisi akan profesional mengusut perkara ini. Makanya, hari ini kami sampaikan surat kepada polisi, agar perkara ini diselesaikan sesuai jalur hukum positif yang berlaku di negeri ini,” kata Ketua MUI Kota Sorong, Abdul Manan Fakaubun.

Abdul Manan Fakaubun, Ketua MUI Kota Sorong. (Foto:Tantowi/TN)

Isi surat itu, kata Abdul Manan, adalah risalah dari hasil rapat yang dilakukan MUI, tokoh masyarakat dan tokoh agama di sekretraiat MUI di Masjid Raya Kota Sorong, pada Selasa (10/12/2019) sore. Intinya, MUI dan masyarakat minta agar kasus itu tidak berhenti di tengah jalan, agar tidak menimbulkan preseden buruk kedepannya.

Naik mobil pelat merah nomor polisi PB 5026 SA, Abdul Manan datang ke Polres ditemani Sekretaris MUI Kota Sorong, Agung Sibela. Karena Kapolres Sorong Kota tidak ada di tempat, Abdul Manan ditemui Waka Polres Sorong Kota, Kompol Hengky Kristanto Abadi.

“Pak Kapolres sedang tidak ada di tempat. Ini surat bapak saya terima, untuk kami tindak lanjuti,” kata Hengky, yang menemui tamunya di ruang lobi Mapolres.

Baca juga: https://www.teropongnews.com/bergerak-cepat-dua-gadis-yang-diduga-melecehkan-agama-diringkus-polisi/

Usai menyerahkan surat aspirasi tersebut, Ketua dan Sekretaris MUI langsung balik ke sekretariat. Kepada wartawan, Abdul Manan menyatakan akan mengawal penanganan perkara ini hingga proses persidangan.

“Ini harus diselesaikan sampai tuntas, agar ada efek jera terhadap pelaku. Ini juga peringatan buat masyarakat secara umum lainnya, jangan pernah melecehkan agama apapun, karena itu akan menciderai para pemeluknya,” pungkas Abdul Manan. **

Anda mungkin juga berminat