Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Teka Teki Siapa Ketua DPRD Kabsor Terjawab, Ini Dia Orangnya

0 204

Aimas, TN – Teka teki siapa yang bakal ditetapkan sebagai Ketua Definitif lembaga DPRD Kabupaten Sorong periode 2019-2024, akhirnya terjawab pada rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sorong dalam Rangka Peresmian dan Pengangkatan Serta Pengucapan Sumpah/Janji Pimpinan DPRD Kabupaten Sorong, Jumat (1/11/2019).

Gubernur Papua Barat Drs. Dominggus Mandacan dalam Surat Keputusannya Nomor 170/225/10/2019 tentang Peresmian dan Pengangkatan Pimpinan DPRD Kabupaten Sorong masa jabatan 2019-2024, menetapkan Habel Yadanfle SH sebagai Ketua, Suwarji (PDI Perjuangan) sebagai Wakil Ketua I dan Adam Syatfle SE (Demokrat) sebagai Wakil Ketua II.

Keputusan Gubernur ini sekaligus mengakhiri teka teki siapa kader Partai Golkar yang bakal duduk sebagai pucuk pimpinan dewan. Sebagai partai yang memperoleh suara terbanyak di kursi parlemen, Golkar berhak atas kursi Ketua.

Dalam kesempatan wawancara sebelumnya, Adam Klow, mantan Ketua DPRD Kabsor periode 2014-2019 yang terpilih lagi sebagai anggota dewan, kepada Teropongnews menjelaskan, DPD Partai Golkar Kabupaten Sorong telah mengusung tiga nama ke DPD Golkar Provinsi untuk dipilih sebagai Ketua DPRD Kabsor, yakni Adam Klow, Mawardi Nur dan Rasimin SE.

Habel Yadanfle, kader Partai Golkar yang saat itu telah menjabat sebagai Ketua Sementara, tidak bisa direkomendasikan ke DPD untuk diteruskan kepada DPP Partai Golkar. “Karena Ketua Sementara ini yang mengatur segala proses pembentukan alat kelengkapan dewan, jadi tidak bisa diusulkan. Soal siapa yang kemudian ditetapkan sebagai Ketua Definitif dari tiga nama itu, nanti DPP yang menentukan, ” kata Adam Klow, waktu itu.

Sebelumnya beredar kabar di kalangan politisi, pengusulan tiga nama kader Golkar sebagai Ketua Definitif ini kurang mendapat restu dari Ketua DPD Golkar Kabupaten Sorong, Johny Kamuru. Alasannya, nama Habel Yadanfle yang sebelumnya dijagokan untuk duduk sebagai Ketua, tidak masuk dalam nominasi.

“Memang ada sedikit masalah di internal partai, terakit nama-nama yang diusulkan sebagai Ketua DPRD. Tapi oleh Pak Ketua DPD, sudah diselesaikan,” kata salah seorang kader partai Golkar kepada Teropongnews.

Tapi informasi konflik internal di tubuh partai itu, telah dijawab oleh Johny Kamuru sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Sorong. “Sejak awal memang ada empat nama yang diusulkan. Keputusan siapa yang dipilih, itu murni dari DPP, tidak ada intervensi dari DPD Kabupaten,” kata Johny Kamuru kepada Teropongnews, usai pelantikan.

Pernyataan ini juga dibenarkan Habel Yadanfle. Menurutnya, yang diusulkan oleh DPD Partai Golkar Kabsor ke DPD Provinsi dan DPP Golkar, adalah 4 orang, yakni Adam Klow, Rasimin SE, Mawardi Nur dan dirinya.

“Nama-nama ini diusulkan sebelum saya ditunjuk sebagai Ketua Sementara. Ada 4 nama yang diusulkan, bukan tiga. Kalau ada yang bilang Ketua Sementara tidak bisa diusulkan menjadi Ketua Definitif, mari bawa sini aturannya, kita baca bersama-sama, pasal berapa? ayat berapa?,” ujar Habel.

Keputusan memilih siapa yang pas untuk duduk di kursi Ketua, kata Habel, murni keputusan DPP Partai Golkar. “Saya atas nama pribadi, mengucap syukur kepada Tuhan, dari 4 nama itu, ternyata nama saya yang terpilih,” pungkasnya. **

Anda mungkin juga berminat