Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tanggapi Demo AMPI, Gercin NKRI Sodorkan Enam Point Penting Soal Nduga

0 65

JAYAPURA, TN –  Gerakan Nasional Cinta (Gercin) NKRI memberikan enam point penting kepala aliansi mahasiswa Papua (AMPI). Enam point itu sekaligus menanggapi aksi unjuk rasa AMPI yang berlangsung di depan Kantor Konjen Amerika Serikat di Jakarta, Jumat (18/1/2019).

Ketua Gercin NKRI Papua, Albert A. Wanggai Kabiay melalui release tertulisnya mengatakan keberadaan mahasiswa di Jakarta untuk belajar  dan bukan untuk demo tentang Papua. 

“Sesungguhnya para mahasiswa ini juga tidak tau perkembangan yang terjadi di Nduga saat ini, mereka terhasut oleh orang-orang yang ingin membuat Papua kacau dan rusuh,” katanya

Ia mengatakan ada enam point penting yang harus diketahui oleh para mahasiswa, sebagai berikut :

(1) Sebagai seorang mahasiswa belajarlah yang benar sehingga nantinya dapat membangun tanah Papua lebih baik lagi, karena kalian ditugaskan oleh pemerintah Papua untuk belajar bukan untuk melakukan unjuk rasa yang kalian sendiri tidak tau situasi sebenarnya di Nduga.

(2) Bahwasanya situasi di Nduga sudah sangat kondusif, aparat TNI dan Polri bersama pemerintah dan juga berbagai elemen masyarakat sudah bekerja dengan maksimal untuk menjamin hak hidup masyarakat Nduga, kehadiran TNI-Polri dan pemerintah itulah sebagai implementasi kehadiran negara berada di tengah-tengah masyarakat.

(3) Terkait akses jurnalis sudah masuk ke Nduga, beberapa media sudah berada di sana. Bahkan media lokal pernah lmeliput warga dan situasi di Nduga. Hal Itu terlihat dari pemberitaan yang terbit di media yang menjelaskan kalau wartawan mereka berada di lokasi.

(4) Dugaan pembohongan Publik, justru berasal dari beberapa media lokal di Papua yang memang dibuat untuk melakukan pemberitaan propaganda guna melakukan pembodohan terhadap generasi Papua, bukan rezim Jokowi. Ada sekitar 4-5 media yang memang sengaja menjatuhkan pemerintah demi kepentingan tertentu atau dukungan Papua Merdeka.

(5) Bahwasanya Papua sah sebagai bagian NKRI, ini sesuai dengan Pepera yang dilakukan oleh PBB, sehingga tidak bisa diganggu gugat lagi, saya minta kepada semua elemen generasi cerdas Papua untuk tidak menggoreng atau mengungkit masalah ini lagi, belajarlah dengan cerdas.

(6) Sebagaimana instruksi gubernur yang mendukung keberadaan TNI-Polri di Nduga serta penekanan bupati Nduga kepada TNI dan Polri untuk melakukan pengejaran terhadap TPN OPM karena mereka ini adalah penjahat. 

Albert meminta agar tidak ada lagi cerita yang terkesan diputar balikkan faktanya, dan menuntut TNI dan Polri keluar dari Nduga.

“Keberadaan TNI dan Polri sudah tepat untuk menangkap TPN OPM guna penegakan hukum, bukan operasi militer yang selalu dibesar-besarkan oleh kelompok pendukung Papua merdeka,” katanya. (*)

Anda mungkin juga berminat