Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tambah 30 Dive Master, Dispar Raja Ampat Kebut Rencana Marine Geopark

0 62

Waisai, TN – Pelatihan pemandu wisata selam yang digelar oleh Dinas Pariwisata kabupaten Raja Ampat  bekerjasama dengan instruktur dari Scuba School International (SSI) selama satu minggu, sejak Sabtu (22/6) hingga hari ini, Jumat (28/6) di Gurara Dive Resort berjalan dengan baik.

Informasi yang dihimpun Teropongnews.com, 30 peserta tersebut telah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan dan berhak menyandangan sertifikasi dive master.

Mereka berasal dari homestay maupun resort yang berada di Raja Ampat seperti; Waisai, Batanta, Meosmanggara, Friwen, Yenbuba, Sawinggray, Sawandarek, Wawiyai, Yenbeser, Pam, Arborek, dan Misool.

Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Yusdi N. Lamatenggo kepada Teropongnews.com menyampaikan bahwa dirinya puas dengan hasil pelatihan yang telah dilakukan.

Yusdi mengatakan, pihaknya akan terus menyiapkan pemandu selam wisata Raja Ampat. Sebab, olahraga bawah laut ini bukan hanya sekedar menikmati keindahan laut Raja Ampat, tetapi dibutuhkan kehati-hatian dan pemahaman yang baik mengenai organisme laut agar alam tidak rusak karena aktifitas para penyelam.

“Kami berharap mereka terus belajar dan bekerjasama dengan semua rekan sesama dive master dan instruktur, sehingga ilmunya digunakan dengan baik dan menjadi manager dive centre yang berkualitas di homestay atau resort masing-masing,” harap Yusdi

Lanjut Yusdi, penambahan jumlah dive master di Raja Ampat juga sekaligus mendukung rencana pengembangan Marine Geopark Raja Ampat yang sementara masih dibahas di pusat.

“Setelah diresmikan nanti, Marine Geopark Raja Ampat membutuhkan banyak penyelam bersertifikasi dive master, karena objek wisata ini berupa goa-goa bawah laut yang spektakuler, dan pertama kali di Indonesia,” papar Yusdi.

Anda mungkin juga berminat