Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tak Puas Dengan Dana Pendidikan dari PT Pertamina EP Klamono, 3 Marga Menuntut Ini

0 142

Klamono, TN – Perjuangan warga dari Marga Idik, Klawom dan Mamringgofok yang ada di wilayah operasi PT Pertamina EP Klamono agar tuntutannya terpenuhi, sudah dilakukan hingga ke Sekretariat Negara (Setneg) di Jakarta. Tapi upaya itu belum membuahkan hasil, dan kembali menuntut pemerintah daerah dengan cara memalang sejumlah aset milik BUMN Migas ini.

Apa sebenarnya yang menjadi tuntutan mereka, berikut selengkapnya;

  1. Pembagian hasil 10% ke masyarakat pemilik hak ulayat (Marga Idik, Klawom dan Mamringgofok)
  2. Biaya pendidikan yang pernah diberikan kepada pemilik hak ulayat tahun 2013 dan 2014 dari pemerintah daerah perlu diterapkan kembali.
  3. Pemilik hak ulayat meminta kepada pemerintah, dana pendidikan yang sudah diberikan senilai Rp 300.000.000 per tahun, agar dikembalikan kepada anak-anak yang mengikuti program Pendidikan Dasar di Kabupaten Sorong dan Kota Sorong.
  4. Pemerintah pusat, pemerintah daerah dan perusahaan memberikan jaminan hidup tiap bulan kepada masyarakat di wilayah Ring 1 dari bagi hasil 10 % Klamono.
  5. Masyarakat membutuhkan kesejahteraan yang diberikan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan perusahaan.
  6. Perdasus yang dibuart agar dikembalikan kepada masyarakat adat yang memiliki ahli waris
  7. Pemerintah membangun asrama di Kabupaten dan Kota Sorong untuk anak-anak ahli waris.
  8. Kompensasi tanam tumbuh alam karena belum adanya penyelesaian pembayaran kepada masyarakat ada ahli waris.
  9. Ganti rugi luasan tanah Klamono yang selama ini dimiliki PT Pertamina EP Klamono.
  10. Masyarakat pemilik Hak Ulayat tidak puas atas biaya pendidikan dari Pertamina EP Klamono dan SKK Migas sebesar Rp 50.000.000 per tahun, dan meminta penambahan menjadi Rp 300.000.000 per tahun.
  11. Presiden Direktur PT Pertamina EP dan pemerintah membuka file, marga mana yang telah melepas hak adat tanah bagi PT Pertamina EP Klamono.
Bupati menyerahkan hasil kesepakatan penyelesaian 11 tuntutan 3 marga yang memalang sejumlah aset PT Pertamina EP Klamono, kepada Yance Mamringgofok, Sabtu (21/9/2019). (Foto:Tantowi/TN)

Terkait tuntutan tersebut, Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru sudah menyanggupi untuk memenuhinya, terutama menyangkut masalah biaya pendidikan dan asrama anak sekolah. Bupati juga menyatakan akan membangunkan rumah khusus untuk tiga marga, yang dilakukan secara bertahap. *

Anda mungkin juga berminat