Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tak Ada Lagi Aksi Palang Jalan, Lalu Lintas Klamono Kembali Normal  

0 86

Aimas, TN – Masyarakat yang akan melakukan perjalanan dari Sorong ke wilayah Maybrat maupun Sorong Selatan, sudah bisa menikmati perjalanannya tanpa hambatan akibat palang yang dilakukan warga di Kilometer 48 Klamono. Lalu lintas di jalur tersebut sudah kembali normal, setelah tumpukan bara api dan pohon yang sebelumnya ditumbangkan ke jalan, sudah dibersihkan warga bersama aparat keamanan.

“Sudah kembali normal. Lalu lintas lancar, karena hambatan-hambatan yang kemarin menghalangi jalan, sudah kita disingkirkan bersama warga,” kata Ipda Haroan Rajagukguk SH, Kapolsek Beraur kepada Teropongnews.com, Kamis (22/8/2019).

Pernyataan senada juga disampaikan Manuel Syatfle, Ketua DPC KNPI yang menjadi tokoh pemuda Klamono Raya. Menurutnya, sesaat setelah mendengar penjelasan dari Bupati Sorong Dr. Johny Kamuru SH. MSi dan Kapolres Sorong AKBP Dewa Made Sidan Sutrahna S.Ik yang menemui langsung puluhan warga yang memblokir jalan, masyarakat yang melakukan aksi langsung membersihkan jalan.

Sebelumnya, dalam aksi demo masyarakat Klamono Raya yang meliputi Distrik Klamono, Klasafet dan Malabotom, sempat terjadi pemalangan jalan di kilometer 48. Aksi itu membuat lumpuh arus lalu lintas, dan para pengguna jalan yang akan menuju Sorong Selatan maupun Maybrat, harus berhenti. Begitu juga pengguna jalan dari arah sebaliknya.

Tetapi menurut Manuel Syatfle, tidak semua pengguna jalan dilarang melintas. Ada beberapa kendaraan yang memang dalam kondisi darurat, seperti ambulan yang sedang membawa orang sakit atau orang meninggal, dipersilakan melintas. “Karena kita tahu juga dengan kondisi, jadi tidak semua kendaraan dilarang melintas,” katanya.

Meski menebang pohon dan membakar ban bekas di tengah jalan, selama aksi berlangsung, tidak sampai terjadi tindak anarkis. Ini karena komunikasi yang sebelumnya dilakukan Kapolsek Beraur bersama tokoh adat dan tokoh masyarakat, seperti Ketua Dewan Adat Klabra, Ketua Dewan Adat Malamoi Klamono Raya, Kepala Kampung Klawa, tokoh perempuan, serta tokoh masyarakat dari suku Tehit di Maladuk.

“Selama aksi berlangsung, kami dari Polsek melakukan pengawalan dan pengamanan hingga aksi selesai,” pungkas Kapolsek.

Anda mungkin juga berminat