Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Tahun 2018, 176 Unit Sarana Pendidikan Dibangun Di Kota Sorong

0 73

Sorong,TN- Sebagai barometer pendidikan di Papua Barat, Kota Sorong terus berusaha meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana pendidikan. Untuk itu, di tahun anggaran 2018, jumlah pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan di Kota Sorong sebanyak 176 unit.

Wali Kota Sorong Drs Ec Lambert Jitmau, MM mengatakan Kota Sorong masalah pendidikan adalah segala-galanya di Papua Barat, karena Kota Sorong merupakan barometer pendidikan di Papua Barat.

“Apa yang dihadirkan dan dibangun adalah untuk kepentingan pendidikan generasi muda di Kota Sorong. Jangankan di dalam kota, di pulau-pulau juga akan dibangun sarana pendidikan. Yang menelan dana otsus paling banyak adalah di bidang pendidikan. Saya akan bangun bidang kesehatan dan pendidikan di Kota Sorong,” ungkap Wali Kota Sorong saat Peresmian Gedung Baru dan Rehabilitasi Gedung Sekolah di Kota Sorong, yang berlangsung di halaman SMPN 6 Malanu, Senin (15/4).

Penandatanganan prasasti peresmian gedung baru dan rehabilitasi gedung sekolah di Kota Sorong oleh Wali Kota Sorong, Senin (15/4) (Foto ila/TN)

Lanjut Lambert, karena dirinya masih 4 tahun menjabat sebagai Wali Kota Sorong, maka dirinya akan terus melakukan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Kota Sorong. Dalam membangun sarana pendidikan, kata Lambert, tidak ada perbedaan antara sekolah negeri dan sekolah swasta, dihargai sama saja. Dalam hal ini harus ada perimbangan, jangan ada jurang pemisah antara sekolah swasta dan sekolah negeri.

“Sekolah swasta dan negeri sama-sama adalah anak emas bagi Wali Kota Sorong. Untuk para guru, saya himbau agar dalam mengajar jangan lupa mengajak anak untuk tidak berkecimpung ke narkoba dan miras. Karena semakin anak mendekati dua hal itu merupakan jurang kehancuran bagi mereka dan generasi tidak akan bisa membangun tanah ini dengan baik,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sorong Petrus Korisano, S.Pd menjelaskan di tahun anggaran 2018, ada sejumlah sarana pendidikan yang dibangun Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Diantaranya, pembangunan 1 unit gedung baru Pendidikan Anak Usia Dini, pembangunan gedung baru sekolah dasar sebanyak 8 unit, SMP sebanyak 6 gedung, pembangunan 2 rumah guru sekolah dasar, pembangunan pagar PAUD sebanyak 1 paket. Kemudian pembangunan pagar sekolah dasar sebanyak 2 paket, pembangunan talud SMP sebanyak 4 paket, pembuatan papan nama Gugus Depan Pramuka 3304 Kota Sorong dari tingkat SD/MI, SMP/MTS, SMA dan SMK sebanyak 146 papan Gudep sekolah. Lanjutnya, rehabilitasi 2 gedung sekolah dasar dan rehabilitasi 3 gedung sekolah menengah pertama.

“Jadi jumlah pembangunan dan rehabilitasi sarana pendidikan di kota Sorong untuk tahun anggaran 2018 sebanyak 176 sarana pendidikan.

Selain pembangunan fisik, pemerintah kota Sorong juga membangun dan mengadakan jamban atau MCK, sumur bor, meja, bangku, kursi, lemari, komputer buku pelajaran dan pengadaan seragam untuk murid sekolah dasar bersama perlengkapannya sebanyak 8100 pasang yang diberikan khusus kepada anak-anak atau murid-murid asli Papua,” bebernya.

Anda mungkin juga berminat