Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Soal Pembersihan Miras, Ketua KNPI: Mereka Mabuk Karena Tak Ada Kerja

0 117

Aimas, TN – Ketua DPD KNPI Kabupaten Sorong, Karlos Kalasuat menilai, banyaknya masyarakat yang mabuk di jalanan, terutama kalangan muda usia produktif, lantaran tidak ada pekerjaan yang mereka miliki. Ini adalah tugas pemerintah untuk mencarikan solusi, jika ingin membersihkan wilayah Kabsor bersih dari pemabuk.

Menurut Ketua DPD KNPI Kabupaten Sorong, Karlos Kalasuat, pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah Kabsor yang ingin membersihkan wilayah ini dari peredaran minuman keras. Tapi dia berharap, pemerintah tidak hanya menutup para penjualnya dan memburu para produsen minuman keras lokal.

“Masalah ini terjadi, karena mereka menganggur. Masalah ini kita tidak bisa biarkan. Kalau kita mau berantas miras, kita berantas juga mereka yang menganggur. Saya berharap kepada pemerintah daerah dalam hal ini dinas tenaga kerja, kerjasama dengan kami organisasi pemuda, data mereka yang menganggur, kirim mereka ke BLK supaya mereka bisa kerja. Kalau tidak ada kerja, mereka minum, palak-palak di jalan,” kata Karlos, Sabtu (7/9/2019).

Menurutnya, dengan memberi mereka pelatihan kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK), otomatis para pengangguran yang kerjanya minum minuman keras ini, akan memiliki ketrampilan bekerja yang kemudian bisa diterapkan di masyarakat untuk mencari pekerjaan. Jika mereka sudah bekerja, otomatis kebiasaan mabuk di jalan dan mengganggu masyarakat, tidak akan dilakukan.

“Karena mereka pikir, malam dia harus istirahat karena besoknya harus pergi bekerja. Kalau malam mereka minum, pagi tidak bisa kerja. Jadi intinya, mereka ini harus diberi kreativitas yang produktif dan menghasilkan uang,” tandas Karlos.

Selain KNPI, dukungan atas langkah Bupati dan Kapolres Sorong untuk membersihkan Kabsor dari peredaran miras banyak datang dari warganet atau pengguna media sosial. Dari pemberitaan yang dilakukan Teropongnews.com dan dibagikan ke grup facebook IKKS, mereka menulis dukungannya.

Seperti ditulis pemilik akun Erwin Nothan Tupen. Pemilik akun ini berharap Bupati dan Kapolres tidak tebang pilih dalam membersihkan miras. “mantab, tp jgn tebang pilih ya, semua sapu rata…warga penjual miras sd pengusaha ke;as kakap semua harus ditindak.

Sedangkan pemilik akun Mohammad Imron menuliskan sebuah harapan, Harapan kami sbg warga, tolong deh banpak2 dan ibu2 yg duduk di kursi legeslatif perjuangkan kab sorong bebas miras tentu harus diperdakan spy ada payung hukumnya. Selama ini sptnya ada pembiaran thd penjualnya. JANGAN MENCARI KEUNTUNGAN PRIBADI.

Apresiasi atas langkah Bupati dan Kapolres Sorong disampaikan pemilik akun Johan Luhukay. Dia menulis, Amiiiinn..semoga pak bupati selalu diberi kesehatan.. kota sorong butuh pemimpin seperti beliau.

Pemilik akun Ina Saja memberikan masukan mengenai tempat produksi miras lokal. Klw bisa pk polisi ke sisipan untk yg produksi cap tikus yg dibuat dari pohon kelapa… jngn cma di wacanakn sja,,harus ada tindakan yg nyata,, salam damai.

Informasi tempat penjualan minuman keras datang dari pemilik akun Aris Huda. Dia menulis, di aimas masih buka terus,,,20 meter dr masjid baiturahim ada yg jual…toko senyum…tolong ditindak.

Sedang Donald Rajagukguk sangat mengapresiasi dan berharap kebijakan itu lekas dibuktikan dalam bentuk tindakan nyata di lapangan. Komennya singkat dan padat; Lanjutkan buktikan*

Anda mungkin juga berminat