Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Soal Nasib Pegawai Honorer K2, Pemkot Ambon Tunggu Keputusan MenPan-RB

0 31

Ambon, TN- Dari 534 tenaga Honorer Kategori Dua (K2) yang tersebar di lingkup Pemerintah Kota Ambon, hanya empat tenaga yang lulus dalam seleksi CPNS berdasarkan formasi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Secara otomatis, dari jumlah tersebut kini tersisa kurang lebih 530 K-2 yang belum pasti nasibnya. Nasib 530 tenaga honorer K-2 yang telah mengabdi puluhan tahun dan belum diangkat sebagai PNS itu kini menunggu keputusan MenPAN-RB terkait dengan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K).

Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menyampaikan, sisa ratusan tenaga Honorer K-2, MenPAN-RB telah membuat pernyataan bahwa dalam waktu dekat pemerintah akan mengangkat pegawai P3K. Namun ia tak bisa menjajikan kontrak pegawai honorer bisa diperpanjang.

”Pemerintah Kota Ambon hingga saat ini masih menunggu petunjuk dari kementerian PAN-RB, agar seluruh pegawai honorer K-2 itu bisa diangkat sebagai pegawai P3K, dengan syarat dan petunjuk yang telah ditetapkan,” ujar Wali Kota, kepada wartawan, di Ambon, Minggu (13/1).

Jika keputusan sudah dikeluarkan pemerintah pusat, kata Wali Kota, maka tidak ada lagi pegawai kontrak baru tanpa melalui mekanisme perekrutan. Sebab kata dia, banyak pegawai yang masuk melalui jalur tidak resmi.

“Itu yang tidak benar, saya harus ngomong ini karena menjadi beban kepada saya. Dimana satu bulan saya harus bayar Rp 2 miliar untuk pegawai kontrak. Sehingga kalau dua belas bulan atau satu tahun maka sebesar Rp24 miliar yang harus dibayar hanya untuk pegawai kontrak,” kata dia.

“Lebih baik uang itu dipakai untuk keperluan lain saja. Tapi kalau betul-betul kita butuhkan, yah Ok saja, tentu kita bayar,” tandas Wali Kota.(*)

Anda mungkin juga berminat