Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Soal Kisruh Pencoblosan Di KKT, KPU Maluku Terkesan “Cuci Tangan”

0 105

Ambon, TN – Penilaian masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) bahwa KPU Provinsi Maluku tidak profesional dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019, baik Pemilu Presiden (Pilpres) maupun Pemilu Legislatif (Pileg), sehingga muncul kisruh di kabupaten setempat, lantaran hingga hari ini ada sekitar 20 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di dua kecamatan di KKT yaitu, Tanimbar Selatan dan Saumlaki belum melakukan proses pencoblosan.

Bahkan, KPU Provinsi Maluku sendiri terkesan “cuci tangan”, karena tidak mengambil tindakan cepat untuk menyelesaikan persoalan dimaksud. KPU Provinsi Maluku berkilah, bahwa ada beberapa hambatan, persoalan dan tantangan sehingga ada keterlambatan penyaluran logistik Pemilu 2019 ke KKT.

“Tentu saja ada beberapa persoalan, tantangan dan hambatan yang harus dilaksanakan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undagan penyelenggaraan Pemilu kita,” kata Ketua KPU Provinsi Maluku, Samsul Rivan Kubangun kepada Teropongnews.com lewat pesan Whatsapp, Jumat (19/4) pagi.

Menurut dia, pada H-2 pemenuhan kekurangan surat suara sudah tiba dengan pesawat TNI AU, dan langsung didistribusikan ke KPU Kabupaten/Kota. Bahkan, lanjut Rivan, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sudah siap melaksanakan Pemungutan Suara.

Rivan mengaku, KPU Kabupaten Kepulauan Tanimbar akan menetapkan penundaan pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara, untuk kemudian menetapkan pemungutan dan penghitungan suara lanjutan d TPS.

“KPU sangat solid dan siap melaksanakan dengan sungguh sungguh Pemilu Serentak 2019 di Provinsi Maluku,” tandas dia.

Anda mungkin juga berminat