Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Soal Kasus Trafficking, Ini Kata Manajemen Karaoke Double O

0 715

Sorong, TN – Manager Operasional Karaoke Double O Sorong, Irfan mengakui jika Tim Ditreskrimum Polda Papua Barat telah mengamankan seorang ladies di tempat hiburan malam (THM) tersebut pada beberapa hari lalu terkait dugaan kasus perdagangan manusia.

Meskipun demikian, ia mengklaim awalnya tidak mengetahui tentang hal tersebut.”Waktu itu saya tidak tahu, waktu pagi harinya baru saya diberitahu Koordinator Papi bahwa ada ladies yang diamankan petugas. Tapi ladies itu sudah dikembalikan setelah dimintai keterangan,”ujar Irfan saat ditemui Jurnalis Teropong News di Karaoke Double O, semalam.

Menurut Irfan, selain ladies bernama Murni (21) yang dimintai keterangan, Tim Ditreskrimum juga memintai keterangan sebagai saksi dari Koordinator Papi bernama Agus, mami dan seorang kasir.”Di sini yang mengurus para ladies ada Papi Agus, Papi Denis, Mami Keisa dan Mami Rere,”tambah Irfan.

Sementara itu, Koordinator Papi Agus yang ditemui di tempat yang sama mengakui jika dirinya bersama mami dan kasir diperiksa petugas Tim Ditreskrimum Polda Papua Barat di Polsek Sorong Barat selama kurang lebih 1 jam setengah.”Kami di-BAP terkait dugaan perdagangan manusia,”ungkap pria asal Bandung ini.

Pasca dimintai keterangan, Agus mengakui jika pihaknya selaku Managemen Karaoke Double O diberi arahan dari Polda Papua Barat agar Owner Double O, Halim segera datang ke Polda Papua Barat.

“Beliau (Owner Karaoke Double O, Halim) hari Kamis sudah ke sana (Polda Papua Barat, red). Dia sudah ada koordinasi dengan Direktur Reskrimum Polda Papua Barat,”beber Agus sembari menambahkan, para ladies di Karaoke Double O Sorong rata-rata paling muda berumur 21 tahun.

Anda mungkin juga berminat