Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Sering Jadi Tertuduh, Perbakin Minta Komplotan Pencuri Sapi Diusut Tuntas

0 1.678

Aimas, TN – Penghobi berburu yang tergabung dalam organisasi Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin) bisa sedikit bernafas lega, menyusul digulungnya komplotan maling sapi yang meresahkan warga. Sebab, selama ini mereka menjadi tertuduh sebagai pelaku tindak kejahatan tersebut.

Tudingan negatif itu dilontarkan masyarakat, karena beranggapan selama ini yang sering berkeliaran di malam hari dengan membawa senjata, adalah para pemburu. Sementara hewan ternak milik warga yang hilang dicuri, kebanyakan dieksekusi di tempat dengan cara tembak atau di tombak lebih dulu.
“Perilaku pemburu tidak seburuk yang mereka tuduhkan. Memang benar teman teman pemburu banyak menyalurkan hobinya di malam hari, tapi kami masih tahu aturan. Hewan liar atau hewan yang menjadi hama yang kami buru, buka hewan ternak milik warga,” kata Donald Rajaguguk, pengurus Perbakin Cabang Kabsor bidang organisasi.
Dengan tertangkapnya komplotan pencuri sapi yang berasal dari Majaran, Distrik Mayamuk itu, Perbakin meminta polisi mengusut tuntas siapa saja pelaku dan otak dibalik kejahatan tersebut.
“Kami berharap diusut sampai ke akar-akarnya. Jangan ada yang disembunyikan, apalagi kalau ada indikasi keterlibatan oknum aparat,”kata Donald.
Seperti diketahui, tim Resmob Polres Sorong berhasil menggulung komplotan pencuri sapi yang meresahkan warga Kabsor sejak satu bulan terakhir. Dari penangkapan itu, sedikitnya ada 7 tersangka yang diciduk secara bergiliran. Celakanya, tindakan kriminal tersebut diduga melibatkan oknum aparat berpangkat Sertu.
Dari pengakuan para tersangka, mereka melumpuhkan hewan yang diincar dengan cara ditembak lebih dulu. Setelah sapi mati, barulah dimutilasi di tempat atau dievakuasi ke tempat lain yang sepi penduduk, diambil dagingnya dan dijual murah ke penadah yang ada di Pasar Remu Kota Sorong.

Anda mungkin juga berminat