Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Semarakkan Gerakan Menanam Pohon 2019, Industri Hulu Migas Tanam 1.000 Bibit Mangrove

0 173

Jeflio, TN – Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas) Perwakilan Papua dan Maluku, bersama Kontraktor KKS dan subkontraktornya ikut berpartisipasi dalam Gerakan Menanam Pohon (GMP) Propinsi Papua Barat, dengan menanam 1.000 bibit Mangrove di lokasi wisata Kampung Jeflio, Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, Jumat (15/11/2019).

“Kepedulian terhadap lingkungan dengan menjaga kelestarian alam, seperti yang dicanangkan secara nasional, telah secara nyata ditunjukkan oleh Industri Hulu Migas di Kabupaten Sorong”, ujar Suka Harjono S.Sos M.Si, Wakil Bupati Sorong, dalam sambutan yang mengawali penanaman mangrove kegiatan bersama PPM Bidang Lingkungan di Jeflio.

Sebelumnya Suka Harjono dan Wakapolres Sorong serta SKK Migas telah melakukan penanaman mangrove pada acara Gerakan Nasional Penanaman Daerah Aliran Sungai (GNPDAS) 2019 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong.

“Kepada Kepala Distrik Mayamuk,  masyarakat Kampung Jeflio, perlu ikut menjaga kebersihan dan pelestarian lingkungan, sehingga dengan semakin lestarinya hutan mangrove, biota-biota pesisir seperti kepiting bisa menjadi sumber daya ekonomi tambahan” tambah Suka Harjono.

Lokasi wisata Jeflio yang letaknya berdekatan dengan KEK Sorong, akan menjadi daya saing dan memiliki daya tarik tersendiri bagi potensi perekonomian sektor pariwisata.

Kepala Departemen Humas SKK Migas Pamalu Galih W. Agusetiawan mengatakan, penanaman Mangrove ini adalah bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Bidang Lingkungan, yang dijadikan sebagai Kegiatan Bersama Pemda, Industri Hulu Migas, dan Organisasi Masyarakat untuk turut serta membangun SDM dan SDA daerah.

“Dukungan kebersamaan melakukan PPM, bidang lingkungan, oleh industri hulu migas, diharapkan kedepannya terus dapat dikolaborasikan dengan seluruh pemangku kepentingan, dengan tujuan akhir meningkatkan pendapatan daerah dari sektor pariwisata, selain dari sektor migas”, ujar Galih.

Ditambahkannya,  penanaman bibit Mangrove di Jeflio, tidak hanya dilakukan SKK Migas Perwakilan Pamalu bersama Kontraktor KKS, namun juga melibatkan juga para subkontraktor yang bekerja bagi Kontraktor KKS. “SKK Migas mendorong para subkontraktor ini untuk ikut berpartisipasi menjalankan kewajiban CSR secara serentak dan bersama sama”, ujarnya.

Kegiatan ini juga didukung tiga organisasi masyarakat yang peduli pengembangan Papua, yakni LSM Kitong Bisa, Kitong Papua dan Laskar Bintang Timur, yang tergabung dalam wadah Penyuluh Komunikasi Migas.

Kegiatan masif penanaman pohon di Kabupaten Sorong kali ini, berhasil mengumpulkan tanaman hingga 1.800 jenis bibit, yang berasal dari dua kegiatan yang serentak dilakukan di Kabupaten Sorong. Jenis tumbuhan yang telah ditanam memiliki variasi jenis, seperti tanaman kehutanan (Masohi dan Trembesi), Tanaman Hias (Glodokan, Tanjung, Puring, Pucuk Merah, Palem Ekor Tupai dan Tabebuai) dan Tanaman MPTS/Serbaguna (Rambutan, Mangga, Durian) serta bibit bibit Mangrove. **

Anda mungkin juga berminat