Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Sejumlah Siswa Diusir Bendahara Komite SMPN 6 Ambon Dari Kelas

0 91

Ambon, TN – Lantaran tidak membayar uang sumbangan sukarela, sejumlah siswa SMP Negeri 6 Ambon di usir keluar dari kelas oleh bendahara komite. Penegasan tersebut disampaikan salah satu orang tua murid yang enggan namanya dipublikasikan, kepada Teropongnews.com, Sabtu (7/12).

Dia sangat menyayangkan sikap Bendahara Komite, yang tak segan-segan mengusir siswa dari kelas, jika tidak membayar uang sukarela untuk komite. Padahal, pembayaran uang komite itu bisa dikoordinasikan dengan orang tua murid.

“Untuk apa ada dana masih ada dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)? Saya minta Kepala Pendidikan Kota Ambon, Fahmi Salatalohy untuk segera melakukan inveatigasi terhadap SMP Negeri 6 Ambon, karena dinilai ada kepentingan keselubung untuk mencari keuntungan pribadi,” Sesalnya.

Dikatakan, sumbangan sukarela itu atas kesepatan sekolah dengan orang tua siswa, sehingga tidak perlu mengorbankan siswa, karena masih bisa dibicarakan dengan orang tua siswa.

Dia juga mengaku heran, karena kejadian seperti ini bukan untuk pertama kalinya, namun sudah terjadi berulang kali, namun tidak digubris pihak sekolah.

Dihubungi Terpisah, Wakil Kepala Sekolah SMP Negeri Ambon, S. Timisella terkesan melindungi anak buahnya. Pasalnya, dia klaim, tidak pernah ada pengusiran siswa.

“Ada kesalahpahaman yang kejadian soal isu pengusiran siswa dari kelas karena uang sukarela. Sudah pernah terjadi kesepakatan antara ortu dan komite sekolah tentang uang sukarela karena sudah dicatumkan dengan berita acara bagi yang bersedia menandatangani. Namun yang tidak bersedia, tidak perlu ditandatangani karena program ini tanpa ada paksaan dari sekolah. Saya kira, Wali Kelas dan orang tua siswa sudah pernah membahas uang sukarela dipakai untuk memenuhi kebutuhan dan kegiatan sekolah yang tidak dapat di capai dana bos,” ungkapnya kepada Teropongnews.com, saat dihubungi terpisah.

Menurut dia, uang sukarela yang diberikan siswa digunakan untuk pembayaran gaji security yang menjaga keamanan dan keselamatan para siswa.

Bukan saja itu, uang sukarela tersebut juga untuk membayar gaji cleaning service, bukan untuk kepentingan pribadi.

“Jadi, uang sukarela itu dipakai untuk kebutuhan sekolah yang tidak di danai dana bos. Sehingga Kejadian mengusir siswa itu kesalahpahaman ortu. Siswa tidak diusir, tapi dikumpulkan untuk membahas tentang pembayaran uang sukarela,” tandas dia.

Anda mungkin juga berminat