Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Sebanyak 225 Pasukan Yon Armed 13 Kostrad Back Up Polri Di Kota Sorong

0 252

Sorong,TN- Situasi keamanan di Kota Sorong hingga hari ini masih belum kondusif. Aksi anarkis berupa pengrusakan, pelemparan dan pemalangan masih saja terjadi di beberapa titik. Akibatnya, seluruh aktifitas pelayanan publik, pendidikan, perkantoran dan perekonomian lumpuh total.

Padahal seluruh aparat keamanan sudah disiagakan di sejumlah titik untuk menjaga keamanan, namun masih saja ada oknum yang melakukan tindakan yang tidak diinginkan.

Untuk membantu memback up aparat Polri di lapangan, sebanyak 225 pasukan dari Yon Armed 13 Kostrad didatangkan ke Kota Sorong, Selasa (20/8). Pasukan yang dipimpin Dansatgas Mayor Arm Micha Arruan, tiba di Bandara Deo Sorong sekitar pukul 16.00 WIT dengan menggunakan 2 pesawat hercules milik TNI.

Pasi Ops Korem 181/PVT Kolonel Inf Arifin Simanjuntak yang menyambut kedatangan anggota Yon Armed 13 Kostrad mengatakan untuk saat ini, situasi keamanan di Kota Sorong saat ini masih belum kondusif. Dimana beberapa ruas jalan dan gang-gang masih ditutup dan di blokade oleh warga, dengan menaruh kayu, seng dan melalukan pembakaran ditengah jalan.

“Selamat datang di Kota Sorong, untuk saat ini situasi masih kurang kondusif. Hampir semua toko, supermarket dan pasar masih tutup, karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Ditambahkan Arifin, yang dihadapi di Kota Sorong bukanlah musuh. “Yang kalian hadapi nanti mereka bukan musuh kita, tapi mereka adalah saudara kita juga. Tugas kalian adalah memback up anggota kepolisian dan brimob dalam menjaga keamanan,” bebernya. Menurutnya, anggota Yon Armed 13 Kostrad ini ada yang ditempatkan di Kodim Sorong dan ada yang di korem.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, sebanyak 325 personel Yon Armed 13 Kostrad didatangkan ke wilayah Papua Barat untuk membantu melakukan pengamanan. Namun mereka dibagi, 100 personel ke Manokwari dan 225 personel ke Kota Sorong.

Anda mungkin juga berminat