Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Salah Satu Pelaku Pembunuhan di Puncak Bahari Sudah Diamankan Di Polres Sorong Kota

0 6.545

Sorong, TN – Salah satu Tersangka kasus penganiayaan BR, yang mengakibatkan hilangnya nyawa Simon, kini sudah diamankan di sel tahanan Polres Sorong Kota.

Sebelumnya tersangka sudah diamankan di Polsek Abe Polda Papua. Tersangka dijemput oleh anggota Reskrim dan baru tiba di Sorong, Selasa (25/06) sekitar pukul 16.00 WIT.

“Saat ini kami sudah amankan BR di sel Polres Sorong Kota. Yang bersangkutan sudah kami periksa dan menetapkannya sebagai tersangka,”ujar Kasat Reskirm Polres Sorong Kota, AKP Syarifur Rahman di ruang kerjanya, Selasa (25/06).

Ia mengimbau, kepada keluarga korban agar tidak melakukan tindakan yang dapat melawan hukum. Dan mempercayakan kasus ini sepenuhnya kepada kepolisian Polres Sorong Kota.

Massa dari keluarga korban pembunuhan di kawasan Puncak Bahari melakukan pemalangan jalan di kawasan Sorpus kota Sorong. Foto ist.

Sebelumnya sekitar pukul 14.00 WIT, massa dari keluarga korban melakukan pemalangan ruas jalan utama di kawasan Sorpus depan kantor PT. Pertamina cabang Sorong, kota Sorong Papua Barat, Selasa (25/6).

“Massa mencoba menyampaikan aspirasinya, melakukan pemalangan jalan, namun karena sudah mengganggu arus lalu lintas, kemudian kami dari polres sorong kota melakukan upaya untuk membuka palang supaya tidak mengganggu masyarakat yang menggunakan jalan,” ujar Kapolres Sorong Kota, AkBP Mario Siregar, S.IK, kepada awak media.

Kapolres mengakui, aksi pemalangan jalan tersebut, merupakan bagian dari kasus pembunuhan terhadap korban Simon di kawasn Puncak Bahari beberapa waktu lalu.

“Aksi lemalangan ini, bagian dari kasus pembunuhan di puncak bahari. Ini mereka memaksa supaya pelaku harus dipertemukan dengan keluarga korban, sementara korban kita bawa dari Polda Papua, kami berkeberatan untuk menghadirkan pelaku ditengah kekuarga, karena semua ada prosedurnya,” jelas Kapolres Mario Siregar.

Disamping itu, ibu kandung korban, Sarlota Kareth, minta Polisi harus menghukum mati pelaku, sebagaimana pelaku dan rekan-rekannya sudah membunuh anaknya.

“Saya minta kepada polisi, harus hukum mati itu pelaku, dia sudah membunuh anak saya, anak saya itu tulang punggung keluarga, dia yang kasi makan saya, pokoknya dia harus bayar, polisi harus hukum mati,” pintanya dengan penuh kesedihan kepada awak media di halaman Mapolres Sorong kota.

Anda mungkin juga berminat