Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ricuh di Jayapura, Satu Anggota TNI Diduga Jadi Korban

0 1.236

Jayapura, TN – Seorang anggota TNI Yonif 751/Raider menjadi korban pembacokan, diduga korban dibacok oleh massa Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) saat demo di Expo Waena, Senin (23/9).

Korban, Praka Zulkifli tiba-tiba diserang oleh massa dengan menggunakan senjata tajam di kepala bagian belakang.

“Jadi saat kejadian korban sedang istirahat usai mengantar pasukan BKO Polda Papua, tiba-tiba di serang dari belakang oleh massa dengan benda tajam,” kata Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol CPL Eko Dayanto, Senin (23/9) sore.

kata Kapendam korban sempat dievakuasi ke RS. Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis. Namun karena pendarahan yang hebat, nyawa Praka Zulkifli tidak dapat terselamatkan.

“Sekitar pukul 12.30 WIT, Praka Zulkifli dinyatakan meninggal dunia. Rencana pemakaman akan dikoordinasikan oleh Danyonif 751/Raider dengan keluarga korban,”kata Kapendam.

Sebelumnya massa AMP ini melakukan demo di depan Auditorium Universitas Cenderawasih untuk menuntut pendirian posko bagi mahasiswa Papua yang pulang dari studi di luar Papua. Namun aksi tersebut tidak mendapat ijin baik dari Polda Papua maupun dari pihak Rektorat Uncen.

Massa AMP kemudian difasilitasi petugas untuk kembali ke daerah Expo Waena dengan menggunakan kendaraan truk dan bis umum dengan dikawal aparat keamanan yang menggunakan kendaraan dinas yang dikemudikan Praka Zulkifli.

Sekitar pukul 11.00 WIT, setibanya di daerah Expo Waena, massa AMP yang baru turun dari kendaraan berbalik menyerang aparat keamanan yang mengawal mereka pulang. Bahkan massa AMP berusaha memprovokasi masyarakat Papua yang berada di Expo Waena untuk melakukan aksi anarkis berupa pembakaran terhadap berbagai fasilitas umum dan rumah masyarakat.

Atas nama Kodam XVII/Cenderawasih, Pangdam Mayjen TNI Herman Asaribab, menyatakan turut berduka cita kepada keluarga almarhum.

“Sebagai seorang prajurit, almarhum Praka Zulkifli telah memberikan bakti terbaiknya kepada bangsa dan negara dengan memberikan jiwa dan raganya demi terciptanya rasa aman di tanah Papua,” ucap Pangdam saat melihat jenazah Praka Zulkifli di RS. Bhayangkara.

Anda mungkin juga berminat