Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Ribuan Orang Ambon Digoyang ‘Kaka Enda’ 

0 70
GOYANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Panitia HUT ke-444 Kota Ambon menggelar Goyang “Kaka Enda” massal yang diikuti oleh lebih dari 3.000 Peserta. Kegiatan tersebut berlangsung ruas jalan A.Y Patty, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (3/9/2019). (Foto:Rudy Sopaheluwakan/TN)

Ambon, TN – Pasca Grand Final Goyang “Kaka Enda” yang digelar Jumat (30/8/209) kemarin, maka hari ini Selasa (3/9/2019) pagi, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Panitia HUT ke-444 Kota Ambon menggelar Goyang “Kaka Enda” massal yang diikuti oleh lebih dari 3.000 Peserta.

“Kegiatan tersebut berlangsung ruas jalan A.Y Patty, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon,” kata Kepala Badan (Kaban) Pengelola Pajak dan Retribusi Kota Ambon selaku Ketua Panitia HUT Kota Ambon, Roy de Fretes kepada wartawan, di sela-sela Goyang Kaka Enda massal.

Menurut dia, peserta yang mengambil bagian dalam goyang massal tersebut terdiri dari para peserta yang mengikuti babak penyisihan lomba goyang ‘Kaka Enda’ yaitu sebanyak 311 tim, ditambah pegawai Pemkot, Provinsi Maluku dan juga masyarakat.

“Awalnya kami berpikir peserta yang mengikuti goyang massal tersebut hanyalah para peserta yang mengikuti lomba pada babak penyisihan ditambah pegawai Pemkot saja, namun kenyataannya masyarakat juga sangat antusias untuk sama-sama ingin meramaikan acara tersebut,” jelasnya.

Dengan mengambil kedua ruas jalan di A.Y.Patty sebagai tempat pelaksanaan Goyang ‘Kaka Enda’ massal, lanjut Roy, maka secara otomatis, jalan tersebut akan ditutup sementara. “Acara berlangsung pada pukul 7.00 WIT pagi tadi, dan berlangsung hingga pukul 9.00 WIT atau pukul 10.00 WIT, jalan tersebut sudah kembali dibuka. maaf untuk ketidaknyamanan ini,” katanya.

Lebih lanjut Roy, kegiatan ini juga sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga dan membina hubungan sosial kemasyarakatan, sebagai bentuk persatuan dan kesatuan sesama warga bangsa Indonesia.

“Nilai penting yang terkandung dari senam massal ini adalah semangat persatuan. Sebab kegiatan ini melibatkan seluruh unsur di masyarakat. Ini yang sangat penting. Kita ingin tunjukkan bahwa Ambon tetap mampu menjaga keharmonisan ditengah kepelbagaian kehidupan masyarakat yang ada, karena Ambon adalah kota toleran, dan kota yang harmoni sesuai penilaian pemerintah pusat,” tandas Roy.

Anda mungkin juga berminat