Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Resmi Tribun Bewela Lapangan Hoki, Wali Kota Sorong Berikan Amanah Ke Lantamal XIV

0 237

Sorong,TN- Wali Kota Sorong, Drs Ec Lambert Jitmau, MM, meresmikan Tribun Utama Lapangan Hocky Kota Sorong, Jumat (9/8). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan kunci oleh Wali Kota kepada Danlantamal XIV/Sorong yang diwakili Danpom Lantamal XIV/Sorong Letkol Laut (PM) Hotma Tua, SH, MH.

Dalam sambutannya, Wali Kota mengatakan banyak aset atau fasilitas publik yang dibangun di Kota Sorong untuk dapat digunakan demi kepentingan seluruh masyarakat. Tapi menurutnya, sangat disayangkan mengingat banyak masyarakat Kota Sorong yang tidak memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga fasilitas publik yang sudah dibangun oleh Pemerintah Daerah.

“Tribun ini sudah dibangun dengan sangat bagus dan biaya yang besar, sebagai wali kota sorong saya berpesan agar seluruh masyarakat Kota Sorong wajib hukumnya untuk ikut menjaga dan mengamankannya,” ungkap orang nomor satu di Kota Sorong saat meresmikan Tribun Bawela.

Kata Lambert, untuk mengamankan dan menjaga aset tribun tersebut, pihaknya menggandeng Danpom Lantamal XIV/Sorong yang berkantor tepat di sebelah Lapangan Hocky. Dan untuk hak-hak dan kewajiban pihak yang diberi tanggung jawab untuk menjaga, akan diatur dan dianggarkan dengan baik.

Tidak hanya itu, Wali Kota Sorong juga menegaskan dalam waktu dekat akan merubah Lapangan Hocky menjadi satu-satunya stadiun yang termegah di Provinsi Papua Barat. Hal ini dilakukan mengingat beberapa waktu lalu, telah disepakati bahwa Stadiun Wombik di Km 16 yang dulunya menjadi milik Pemkot Sorong sudah diambil alih oleh Pemerintah Kabupaten Sorong.

Tambahnya, mengalah melepaskan stadiun Wombik kepada orang lain, mengalah bukan karena kalah. “Kadis PU dan Kadis olahraga harus buat perencanaan agar lapangan hocky dijadikan stadiun. Kita akan rombak supaya yang lain tidak berfungsi tapi hanya berfungsi disini. Semua demi kepentingan dan kemajuan kota sorong,” tegasnya.

“Tribun dan stadiun ini namanya Tribun Bewela Kota Sorong, ini nama salah satu suku Moi yang sudah punah tapi akan tetap kita lestarikan namanya. Tribun ini satu atau dua bulan masih bagus, tapi saya ragu 3 bulan kedepan dan seterusnya tribun ini pasti sudah rusak kalau tidak diamankan dan dijaga dengan baik. Karena banyak tangan jahil yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, pembangunan Tribun Bawela dengan panjang 50 meter dan lebar 10 meter dalam dua tahap pembangunan. Untuk tahap pertama dikerjakan oleh CV Jusnic dengan menelan anggaran sebesar Rp 700 juta, dan tahap kedua dikerjakan oleh kontraktor PT Hendrian dengan anggaran yang tidak disebutkan.

Anda mungkin juga berminat