Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Reses, Dr.Michael Wattimena Blusukan Dari Kampung ke Kampung

0 531

Wondama, TN – Bukan Dr. Michael Wattimena namanya kalau enggan turun kampung di daerah pemilihannya (Dapil).

Sosok pria yang akrab disapa BMW atau Bung Michael Wattimena ini, sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Papua Barat. Pasalnya, BMW sudah dua periode dipercaya dan dipilih masyarakat Papua Barat untuk menjadi wakil rakyat di DPR RI.

Dan selama dua periode atau rentang waktu 10 tahun pula, BMW tidak pernah ragu dan bosan untuk turun ke dapilnya, dalam menjaring aspirasi dan memperjuangkannya di Senayan. Dan ini terus dilakukannya ketika duduk di Komisi V maupun di Komisi IV DPR RI.

Sejak aktif sebagai anggota DPR RI tahun 2009 lalu BMW, tergolong yang paling rajin turun ke daerah pemilihnya di Papua Barat. Hampir semua kampung di pesisir Papua Barat dikunjunginya.

Dan kali ini. Selama sepekan, Dr. Michael Wattimena mengisi perjalanan resesnya dengan blusukan ke kampung – kampung, disepanjang wilayah kabupaten Kaimana hingga kabupaten Teluk Wondama.

BMW memilih Kaimana untuk memulai perjalanan reses tahun ini. Selain sangat mengagumi keindahan senja di kota Kaimana, BMW mengakui keramahan penduduk Kaimana yang terkenal sangat ramah dan baik.

Dengan didampingi ketua DPC Partai Demokrat kabupaten Kaimana, Fredy Thie, BMW memulai blusukan ke kampung-kampung sejak tanggal 20 hingga 27 February 2019.

Berikut adalah blusukan Bung Michael Wattimena bersama Fredy Thie:

1. Distrik Kaimana Kota. Disini BMW mengisi bimbingan teknis
(Bintek) yang merupakan program Kementerian Kelautan dan Perikanan, untuk peningkatan kapasitas nelayan dalam mengelola hasil tangkapannya . Selanjutnya, menggelar bakti sosial berupa Sunatan massal bagi anak laki laki maupun perempuan.

Menggelar konsultasi dan pemeriksaan gratis, meliputi tensi, cek gula darah , kolesterol dan asam urut. Sebagai penutup, BMW menggelar tatap muka dengan berbagai komponen masyarakat yang diikuti ratusan warga distrik Kaimana Kota.

2. Distrik Teluk Arguni Bawah. Disini, BMW melakukan tatap muka dan menjaring aspirasi warga di kampung Ukuara dan di kampung sekitar Genova Group
Tempat. Termasuk di kampung Mandiwa yang meliputi desa desa Ruara Group.

BMW disambut warga kampung Ukuara distrik Arguni Bawah.

3. Distrik Teluk Arguni Atas.
Tepatnya di kampung Togarni dengan melibatkan warga dari kampung kampung di sekitar Togarni Group. Disini BMW bermalam dirumah warga , dan besoknya Minggu pagi 24 Februari 2019 BMW dan Fresy Thie beserta rombongan mengikutiibadah bersama jemaat GPI TRITUNGGAL Baeda.

BMW tatap muka bersama warga kampug Waho ditrik Kambarau

4. Distrik Kambarau, di distrik ini, kegiatan dipusatkan di kampung WAHO.

5. Senin pagi 25 Februari 2019 , dari kota Kaimana BMW bersama Ftedy Thie menuju Avona melalui laut dengan jarak tempuh kurang lebih 3.5 jam. Dari Avona dialnjutkan ke distrik Yamor yang berjarak lebih 120 km melalui hutan belantara.

BMW di Avona , Teluk Etna

6. Distrik Yamor. Di distrik ini, BMW melakukan tatap muka dengan masyarakat kampung Ururu. Kampung ini merupakan kampung pecahan dari kampung Urbika.

BMW bertatap muka di kampung Ururu

7. Kampung Urbika. Selasa, 25 February 2019 atau esok harinya, BMW dan rombongan menyeberani danau Yamor menuju Kampung Urbika. Usai bertemu warga di Urbika, BMW meneruskan blusukannya ke kampung Kewo.

BMW bersama warga kampung Urbika

8. kampung Muri. Masih dihari yan sama, dari kampung Kewo, BMW kembali menempuh ratusan kilo meter meniju kampung Muri. Dikampung Muri, BMW merasa terpesona dan terkagum kagum. BMW memberika apresiai terhadap warga kampung Muri. “Kami harus memberi rasa hormat dan apresiasi, walaupun jaraknya paling ujung timur dari kabupaten Kaimana, namun kampung ini begitu rapi, dihiasi pagar rumah beton yg seragam dicat putih bersih. Sangat luar biasa, rumahnya bagus dan dihiasi ormanen yang indah. Warga disana sangat menjaga kebersihan, mereka tidak makan Pinang dan tidak merokok ini hal yg unik dan lluuuuaaasrrr biasa,”kagum BMW.

9. Wasior. Dari kampung Muri, rombongan BMW mewati jalur darat menuju kota Wasior ibukota kabupaten Teluk Wondama. Dan harus melalui jarak tempuhn sekitar 200 kilo lagi. Menurut BMW, perjalana ini adalah perjalanan yang menyenankan, karena dapat melihat dari dekat kondisi prmbanhunan jalan nasional yang gencar ia perjuangkan di DPR RI.

BMW tatap muka bersama warga kampug Waho ditrik Kambarau

Dari Waisor, Teluk Wondama, Ketua DPC Partai Demokrat, Fredy Thie mengungkapkan kekagumannya selama mendampingi perjalanan Michael Wattimena.

Selain staminanya yang terus stabil dan prima selama 7 hari melakukan perjalanaa dengan medan yang sangat berat. Fredy mengakui jika BMW nampak enjoy dan tidak pernah mengeluh.

” bersamanya, saya ikut enjoy. Dan yang paling luar biasa BMW bisa sangat cepat akrab dengan warga kampung. Kepribadian yang sopan,ramah dan rendah hati sehingga di kampung manapun diterima dengan baik,” ujar Fredy Thie kepada media ini.

Anda mungkin juga berminat