Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Redam Kericuhan, Sat Binmas Polres Temui Tomas, Toga dan Todat  

0 132

Aimas, TN – Kapolres Sorong AKBP Dewa Made Sidan Sutrahna S.Ik mengerahkan seluruh fungsi satuannya agar bergerak cepat meredam aksi massa yang terjadi di Jayapura, Manokari dan Kota Sorong, tidak merembet ke Wilayah Hukum Polres Sorong.

Jika dari Satuan Shabara bergerak dengan Patroli Motor (Patmor) dan mobil patroli, maka dari Satuan Binmas membuat gerakan dengan bertemu langsung dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama, memberikan penyuluhan agar tidak terpancing dengan isu-isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

Disampaikan Kasubbag Humas Polres Sorong, Ipda Amiruddin, sejumlah titik lokasi yang menjadi sasaran penyuluhan yang dipimpin langsung Kanit Binkamsa Aiptu Mocodompis Mangolo SE ini adalah warga di Jalan Klalin Kelurahan  Aimas, jalan Sagu, jalan Osok , pasar pinang belakang alun alun , warga jalan Klamono Km 18 Tugu Pawbili dan sekitarnya.

“Kita bertemu para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, untuk memberikan penyuluhan terkait situasi terkini, agar tidak terjadi di Kabupaten Sorong. Semua pihak kita ajak untuk bisa meredam, menahan diri, karena proses hukum penanganan pokok masalah itu sudah dijalankan kepolisian,” kata Amiruddin.

Selain itu, dalam penyuluhan dan penggalangan para tokoh itu juga di sampaikan bahwa harus arif dan bijaksana dalam menyikapi informasi yang beredar di masyarakat maupun di media sosial. Sebab, saat ini banyak berita bohong alias hoax, fitnah dan ujaran kebencian yang sengaja disebar, dengan tujuan menimbulkan perpecahan antar suku bangsa.

“Kita harapkan kepada tokoh-tokoh itu tidak mudah terprovokasi dengan berbagai berita atau informasi yang berkembang. Klarifikasi dulu terlebih dahulu kebenarannya, agar tidak menimbulkan perpecahan yang disebabkan oleh penyebaran isu yang menyangkut Suku, Agama, Ras,” ujar perwira dengan satu balok di pundak ini.

Para tokoh itu juga di minta secara bersama sama memberikan dukungan kepada Polri dalam hal ini Polres Sorong untuk melakukan penindakan hukum terhadap para pelaku penyebar hoax maupun kelompok lainnya yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa

“Polisi akan mengusut tuntas para penyebar berita hoax yang mengakibatkan terjadinya aksi demo oleh Masyarakat Papua yang berujung anarkis di Jayapura, Manokwari dan kota Sorong demi untuk menyelamatkan Bangsa Indonesia dari ancaman konflik horizontal yang dipengaruhi oleh isu – isu adu domba, ujaran kebencian berbau etnis dan SARA,” pungkas perwira yang selalu tampil modis ini.

Anda mungkin juga berminat