Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Rakor Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal Digelar Di Merauke

0 50

Merauke, TN – Guna memajukan ekonomi dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembanguan di Kabupaten Merauke, diselenggarakan rapat koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Lokal di Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (25/06/19) di Swiss-belHotel Merauke.

Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kampung, Mustikorini Indrijatiningrum mengatakan di Papua memiliki aset yang dijadikan produk unggulan yaitu SDA, pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan yang dimiliki itu akan menjadi modal ekonomi masyarakat.

“Khusus Merauke ada keunggulan di sektor pertanian yaitu, padi,pisang, ubi dan kayu. Ini harus ada dorongan bagi masyarakat lokal atau kampung agar memenfaatkan potensi yang ada,” jelasnya dalam arahannya.

Kabupaten Waropken, di sektor perikanan, Kabupaten Supiori berupa sagu dan kopra, Biak Numfor di sektor pertanian dan perikanan/ikan tuna, Yapen, sektor kelautan dan perkebunan, rumput laut dan kopi.

Sepain itu, Papua memiliki sungai sebagi sumber air sebagai tenaga listrik yang sangat potoensial, danau sumber daya air sebagi sumber daya ikan. Hutan Papua masih sangat lebat, memberikan oksigen kepada masyarakat, sumber keanekaragaman hayati, flora dan fauna, madu dan budi daya jamur, anggrek, bambu,rempah-rempah sebagai obat tradisional untuk memberikan kontribusi kepada medis.

“Kita akan terus mendorong dalam pengembangan badan usaha milik kampung, bantuan peralatan tani dan membantu pemasaran hasil produksi pertanian.
Kementrian dan lembaga di tingkat pusat maupun LSM dan akademisi tertarik mengembangkan potensi di tanah Papua. Potensi yang dikeola dengan tepat akan mensinergikan alam dan masyarakat,” ucapnya.

Wakil Bupati Merauke Sularso, menyampaikan, pemerintah daerah dan pusat bersinergi pengembangan ekonomi masyarakat di Kabupaten Merauke. Program nawacita Presiden Jokowi ketiga adalah membangun dari pinggiran sudah dirasakan masyarakat di daerah perbatasan RI-PNG Kabupaten Merauke.

“Kami sudah merasakan di ujung timur Indonesia berbatasan PNG dan Australia. Harapan kami, kita yang terjauh tidak tertinggal,” tandas Sularso.

Lanjut Sukarso, Merauke mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi hingga 7 persen. Sektor ekonomi berjalan real, berdasarkan data 12 persen UMKM menyumbangkan ekonomi di daerah Merauke.

Potensi yang dimiliki di kampung bisa didorong secara baik dapat bertumbuh demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Program yang sudah berjalan mendapat respon dari masyarakat dan masyarat serius menekuninya melalui program Bangsaku yang ditawarkan pemerintah.

“Selaku Pemerintah Daerah kami harapkan dari Deputi dapat membantu mendorong percepatan ekonomi masyarakat kampung di Merauke. Masyarakat kita masih butuh perhatian, bimbingan baik SDM, peluang usaha, permodalan sampai pada pemasarannya,” tandasnya.

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan dari kampung-kampung lokal, distrik, dinas terkait dan pihak bank.

Anda mungkin juga berminat