Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

PWI Sorong Raya Gelar Sosialisasi UU Pers, UU ITE, dan Kode Etik Jurnalistik

0 76

Aimas, TN – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia Cabang Sorong Raya, mengadakan sosialisasi Undang-Undang Pers, Undang-Undang ITE dan Kode Etik Jurnalistik di Gedung Aimas Convention Center (ACC), Kamis (10/10/2019). Kegiatan yang di inisiasi bersama Humas Pemkab Sorong ini, mengundang pembicara dari Lembaga Pers Dr. Soetomo dan Kabid Humas Polda Papua Barat.

Lexi Sitanala, Ketua PWI Sorong Raya menjelaskan , kegiatan ini dalam rangka menambah wawasan dan meningkatkan kapasitas wartawan di Sorong dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik. Pemateri yang dihadirkan dalam kegiatan ini, adalah Hendrayana SH. MH, Direktur Eksekutif Dr. Soetomo Press Institute dengan materi Pengenalan Etika Jurnalisme dan Hukum Perlindungan Pers, kemudian Priyambodo RH, Alumni International Institute for Journalism (IIJ) Berlin, Jerman (Standar Kompetensi Wartawan), AA Ariwibowo  (Peliputan dan Penulisan Berbasis Data dan Fakta).

Sementara dari Kabid Humas Polda Papua Barat, AKBP Matias Krey membawakan materi Implementasi UU Informasi dan Transaksi Elektronik, dan Galih W. Agusetiawan, Kepala Departmen Humas SKK Migas Perwakilan Pamalu menyampaikan update Industri Hulu Migas serta Kompetisi Lomba Karya Tulis Jurnalistik 2019.

“Kami sampaikan terima kasih kepada Bupati Sorong, Polda Papua Barat, SKK Migas Perwakilan Pamalu serta dari Lembaga Pers Dr. Soetomo yang telah memberi dukungan terhadap kegiatan ini,” kata Lexi.

Kepala Perwakilan SKK Migas Pamalu, A. Rinto Pudyantoro dan Kontraktor KKS yang beroperasi di Papua Barat menyambut baik atas kegiatan yang tersebut. “Sosialisasi hari ini merupakan langkah awal sebelum program Uji Kompetensi Wartawan yang nantinya  juga akan didukung oleh SKK Migas Perwakilan Pamalu dan Kontraktor KKS di Papua Barat,” kata Rinto.

Apresiasi atas kegiatan itu juga disampaikan Bupati Sorong, Dr. Johny Kamuru sebelum membuka acara. Menurutnya, peningkatan kapasitas jurnalistik seperti ini sangat penting untuk dilakukan, agar menambah wawasan dan kompetensi wartawan dalam menulis berita.

“Sebagai Bupati Sorong, saya selalu melihat wartawan sebagai mitra. Bupati ini kan juga bukan manusia yang sempurna. Perlu adanya masukan dan kritik dari rekan-rekan wartawan melalui pemberitaan. Silakan itu dijalankan secara baik, dengan melakukan cek and balance, konfirmasi dulu kepada kami jika ada informasi yang belum jelas,” kata Bupati.

Anda mungkin juga berminat