Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Putusan MA Keluar, Anggota DPRD Henrik Poltak Sitorus Ditahan Dilapas

0 2.424

Sorong, TN – Anggota DPRD Kota Sorong Fraksi PAN, ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Sorong, Kamis (20/06). Penahanan tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Agung nomor 200.K/pid.sus/2019.

Henrik dieksekusi oleh pihak Kejaksaan Negeri Sorong  dan kepolisian di penginapan Pandawa yang berlokasi di Rufei , kota Sorong. Eksekusi tersebut berlangsung selama 1 jam dikarenakan Henrik berusaha untuk lari dari eksekusi dengan cara bersembunyi di sebuah digudang penyimpanan baran-barang.

“Terdakwa tidak melakukan perlawanan, namun berusaha sembunyi atau lari dari eksekusi. Kita 1 jam mencari terdakwa di dalam penginapan tersebut, hingga akhirnya kita temukan disebuah gudang penyimpanan barang,”jelas Jaksa Penuntut Umum , Henry Siahaan.

Selain Henrik, pihaknya juga akan melakukan eksekusi terhadap terdakwa 2 dan terdakwa 3 yakni Jefri Baliude dan Irmawati.

Henry menuturkan, terdakwa 1 Henrik Poltak Sitorus , terdakwa 2 Jefri Baliude dan terdakwa 3  Irmawati berdasarkan amar putusan menyatakan ketiga terdakwa terbukti secara sah melakukan tindak pidana menyediakan Somadril /Pil PCC.

Pada putusan Mahkamah agung tanggal 29 April 209 itu menjatuhkan pidana kepada Henrik Poltak Sitorus dengan pidana 1 tahun dan pidana denda sebesar 200 juta rupiah dengan ketentuan apabila pidana denda itu tidak dibayar maka akan dikenakan pidana pengganti dengan kurungan selama 2 bulan.

Sedangkan untuk terdakwa 2 dan 3, dijatuhkan pidana  masing-masing  9 bulan dengan denda 100 juta. Dengan ketetnutan apabila denda tersebut tidak dibayar maka kepada terdakwa 2 dan 3 dikenakan pidana pengganti kuraungan penjara selama 1 bulan

“Penangkapan dan masa tahanan yang telah dijalani terdakwa dikurang seluruhnya dari pidana yang diatuhkan,”imbuhnya.

Sementara  barang barang bukti berupa 1 HP Samsung A7 , Samsung S8, dan HP Nokia RM 1134 dirampas untuk negara, dan 95 dus yang berisi obat jenis somadril /atau PCC dirampas untuk dimusnahkan. Diputuskan tanggal , hari senin 29 April 2019.

 

Anda mungkin juga berminat