Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

PT. LIL Akui Sudah Selesaikan Masalah Tanaman Rusak, Warga Teor: Kontraktor Berbohong!

0 17

Ambon, TN – Pihak PT. Laleva Indah Lestari (LIL) mengaku, telah menyelesaikan masalah tanaman milik warga di Negeri Rumalusi, Kecamatan Teor, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), yang rusak akibat pembuangan sedimen ke sungai.

“Kami sudah menyelesaikan masalah itu (tanaman rusak) dengan warga, dan semua sudah selesai. Jadi ya, tidak tidak ada masalah lagi,” kata Agus Rumui, kontraktor pekerjaan jalan di Teor, kepada wartawan, via seluler, Minggu (7/7) pagi.

Menyikapi hal tersebut, sejumlah warga Teor kepada Teropongnews.com, di Ambon, menyesalkan pernyataan yang disampaikan pihak PT. LIL. Bagi mereka, kontraktor telah berbohong, lantaran hingga saat ini belum ada proses penyelesaian seperti yang disampaikan.

“Penyelesaian apa yang dimaksudkan? Jangan membohongi publik, bahwa seakan-akan masalah dengan warga Teor telah selesai, padahal sebenarnya belum. Yang jelas kami minta, agar tanaman kami yang rusak diganti rugi,” kata mereka kesal.

Mereka lantas meminta Pemerintah Kabupaten SBT, untuk menghentikan sementara proses pembangunan jalan di wilayah tersebut, jika PT. LIL tidak membayar ganti rugi terhadap tanaman milik warga yang rusak, akibat pembuangan sedimen ke sungai.

“Kami juga sedang mencari tahu, apakah proyek itu mengantongi dokumen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) ataukah tidak. Jika dokumen AMDAL tidak dikantongi, maka kami akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran, untuk menghentikan proyek itu, karena kami yang dirugikan,” tandas mereka.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT. Laleva Indah Lestari dengan Direktur Utama (Dirut), Marlin Rumui yang bergerak di bidang konstruksi, diduga sengaja untuk “memiskinkan” warga di Negeri Rumalusi, Kecamatan Teor, Kabupaten Seram Bagian Timur dengan membuang sedimen pekerjaan ke sungai, sehingga menyebabkan ratusan tanaman milik warga yang terdiri dari cengkeh, pala dan kelapa menjadi rusak.

Anda mungkin juga berminat