Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Program Kotaku Bangun Drainase 430 Meter di RT02 dan RT03/RW05 Klamana

0 113

Sorong, TN- Melalui Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), Drainase sepanjang 430 meter, Sanitasi MCK dan pembangunan air bersih dapat dibangun di lingkungan RT 02-RT 03/RW 05 Kelurahan Klamana Distrik Sorong Timur, Kota Sorong Papua Barat.

Fasilitator Theknik Kotaku, Baltasar Klau Nahak, mengatakan program Kotaku merupakan program pemerintah pusat yang menargetkan di tahun 2019 harus mencapai nol kumuh, dan di Kelurahan Klamana adalah kelurahan yang masuk dalam indikator kumuh mencapai 5,64 hektar.

“Program Kotaku ini adalah program pemerintah pusat, dan pemerintah menargetkan ditahun 2019 ini harus mencapai nol kumuh, sementara kelurahan Klamana sendiri masuk dalam indikator kumuh dengan 5,64 hektar,” ujar Baltasar, Sabtu (29/6).

Dikatakan, Kelurahan Klamana masuk dalam 7 indikator diantarnya bangunan hunian, jalan lingkungan, drainase lingkungan, air bersih, sanitasi, persampahan, dan ruang terbuka publik.

Menurut Baltasar, tujuan dari program Kotaku adalah melibatkan masyarakat untuk bekerja sama saling bergotongroyong bukan hanya menggunakan dana program, melainkan juga swadaya dari masyarakat.

Sementara itu, Kordinator Badan Kesawadayaan Masyarakat (BKM) Klamana Fagu, Ramija, kepada teropongnews.com, mengatakan program Kotaku ini sudah diusulkan sejak tahun 2013 silam, namun baru disetujui di tahun 2019.

Ditahun 2019 Kelurahan Klamana mendapat bantuan dari pemerintah untuk masyarakat melalui program Kotaku sebesar Rp1 miliar, namun untuk menentukan proyek tersebut, pihaknya menggunakan skoring, dan RT 02-RT 03/RW 05 merupakan skoring tertinggi kekumuhan, dengan persoalan banjir, sanitasi dan air bersih.

“Jadi lewat program Kotaku di dua RT, 02 dan 03, RW 05 ini, kita tidak hanya bekerja menggunakan dana program saja, namun kami juga menggunakan swadaya dari masyarakat. Sumbangan atau swadaya masyarakat itu, kami pakai untuk membayar tukang yang juga dari masyarakat di dua RT tersebut,” jelas Ramija.

Disamping itu Kordinator Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Berkat, Andre Warmasen, memberikan apresiasi kepada pemerintah, karena lewat program Kotaku, RT 02-RT 03/ RW 05 Kelurahan Klamana bisa tersentuh dengan pembangunan infrastruktur.

“Selaku ketua RT 03 tetapi juga ditunjuk sebagai kordinator KSM, kami berikan apresiasi yang setingginya kepada pemerintah lewat program Kotaku, sehingga wilayah kami di RT 02 dan RT 03 / RW 05 sebagai penerima manfaat bisa tersentuh dengan pembangunan infrastruktur,” imbuh Warmasen.

Menurutnya, program Kotaku meruakan suatu program yang terlepas dari APBD sehingga dapat berkolaborasi melakukan pembangunan infrastruktur di wilayah yang masuk dalam kawasan kumuh.

Anda mungkin juga berminat