Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Polri Siap Kawal Penyaluran dan Pendistribusian dana Bansos

0 70

Manokwari,TN- Kenaikan anggaran Bantuan Sosial (Bansos) sebesar 38 persen dibanding tahun 2018, yakni sekira 54.3 triliun, menjadi salah satu dasar dilakukannya MoU antara Kementrian Sosial dengan Polri tentang penyaluran dan pendistribusian Bansos.

Hal ini dikatakan Kasatgasda Bansos Polda Papua Barat, Kombes Pol Achmad Marhaendra,S.H, usai Video Converence bersama Kastgas Bansos pusat, Irjen Pol Muktiono dan sejumlah pejabat direktorat Kementrian Sosial di Mapolda Papua Barat, Selasa (22/1).

Dikatakan Irwasda Papua Barat ini, dari hasil Vidcon itu, dasar selanjutnya MoU Polri dan Kemensos soal Bansos yang digelar 11 Januari 2019 lalu itu adalah keterbatasan Sumda Kemensos dan jajaran yang membutuhkan bantuan Polri serta atensi Presiden RI agar bantuan sosial bisa tersalur tepat sasaran.

“Dari atensi pimpinan, kami siap membeckup sepenuhnya penyaluran dan pendistribusian bansos di wilayah Papua Barat. Begitupun dengan masing masing wilayah Polres yang kasatgas dijabat langsung oleh Kapolres,” ujarnya Kasatgasda Papua Barat.

Menurutnya, potensi kerawanan penyaluran dana Bansos kata dia disebabkan karena masih adanya wilayah yang belum melakukan update data penerima Bansos, penyaluran kepasa keluarga penerima manfaat (KPM), tidak dalam bentuk uang tunai tetapi menggunakan kartu E-Combo yang berpotensi penyimpangan dan pendistribusian dalam bentuk sembako.

Untuk itu, Satgas Pam Gakkum Pendistribusian Bansos akan mendorong dan melakukan pendampingan update data, melakukan pendampingan giat sosialisasi, melakukan pengamanan distribusi serta mendorong dan melakukan pendampingan program Bansos.

“Temaksud nanti ketika terjadi penyelewengan, kita akan lakukan penegakan hukum terhadap penyimpangan dengan melakukan koordinasi terlebih dahulu bersama, Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP),” tandasnya.(*)

Anda mungkin juga berminat