Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Polres Sorong Ungkap Kasus 3C, Lima Orang Pelaku Diamankan

0 4.951

Sorong, TN – Kepolisian Resort Sorong, berhasil mengungkap kasus 3C yakni Pencurian dan Pemberatan  (Curat), Pencurian dan Kekerasan (Curas) dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor)

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Sorong, AKBP Dewa Made Sidan Sutrahna S.Ik melalui Kasat Reskrim, AKP Dodi Pratama S,Ik saat menggelar press release di Mapolres Sorong, Senin (01/07). Dari pengungkapan tiga kasus tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 5 (lima) orang pelaku.

“Komplotan pertama yaitu tersangka Yulianus Kris Sefle bersama Ibrani Bless alias Lani. Dua orang ini telah melakukan tindak pidana Curanmor di enam TKP. Adapun barang bukti yang diamankan yaitu enam unit sepeda motor,”ujar Dodi.

Modus operandi yang dilakukan oleh kedua pelaku adalah mengancam korbannya dengan menggunakan balok ukuran 5×5. Melihat pelaku mendekat sambil memegang sebuah balok, korban pun berlari meninggalkan kendaraannya.

Untuk kasus kedua terjadi di jalan Manggis, kelurahan Malagusa, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong. Tersangka atas nama Kelvin Siboka dan Izen Naw (DPO). Keduanya melakukan tindak pidana pencurian dengan kekerasan terhadap MF (Korban) karena berusaha merampas Handphone milik korban.

“Karena korban melakukan perlawanan, pelaku pun akhirnya membacok kepala korban sebanyak dua kali dengan menggunakan parang sable, hingga menyebabkan korban mengalami luka sobek dibagian kepala,”jelas Dodi.

Sementara untuk kasus ketiga yakni tersangka Ariyanto Domen dan Rizal Rustam. Kedua pelaku tersebut sudah menggasak empat rumah warga di lokasi yang berbeda.

“ Kedua pelaku ini sudah menggasak 4 rumah warga yang ditaksir kerugiannya mencapai 100 juta rupiah,”kata Dodi.

Barang bukti motor hasil curian dan mobil rental yang digunakan untuk melakukan tindak kejahatan. (Foto: TN/Mega)

Dikatakan Dodi, modus operandi yang digunakan oleh pelaku adalah dengan menggunaka mobil rental. Setelah mendekati rumah yang sudah menjadi target, pelaku kemudian mencongkel pintu dan kemudian mengambil barang-barang berharga yang ada di dalam rumah korban.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima tersangka dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dan pemberatan dan pasal 365 tentang pencurian kekerasan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun.

Anda mungkin juga berminat