Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Polisi: Bentrok Antara Pengemudi Ojol Dan Warga Di Makassar Karena Kesalahpahaman

0 37

Makassar, TN – Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengaku, bentrok antara pengemudi ojek online (ojol) Grab dengan warga Perumahan CP The Residence Jalan Adhiyaksa Baru, Kecamatan Panakukang, Makassar, Sabtu (15/6), lantaran kesalahpahaman.

“Nah, masalah ini bermula, ketika RN (22) salah seorang warga sedang mengendarai motor ke arah timur Jalan Abdullah Dg Sirua. Jadi, saat RN hendak melewati traffic light atau lampu merah di jalan itu, tiba-tiba sebuah motor dari arah yang berlawanan yang dikendarai oleh YSH (22), pengemudi Grab muncul,” kata Indratmoko kepada wartawan, di ruang kerjanya, Senin (17/6).

Menurut dia, RN dan YSH hampir bertabrakan, sehingga mereka kemudian berdebat tentang siapa yang salah. “YSH bilang, ‘pelan-pelan kau tidak kenal saya, saya Balanda’, lalu dijawab oleh RN, kamu yang salah, melanggar lampu merah. Saat itu si RN, ini memutar ke arah Jalan Adhyaksa Baru Lorong 1, dan berkumpul bersama teman-temannya,” ujar Indratmoko.

YSH yang tak terima dimaki oleh RN, kata Indratmoko, lantas memilih memanggil teman-temannya sesama pengemudi ojek online lalu menyerang RN yang setelah kejadian itu berkumpul dengan teman-temannya di depan lorong 1 tempat dia tinggal.

Menurut dia, puluhan pengemudi ojek online itu menggunakan senjata tajam berupa busur, parang dan batu, maka RN dan teman-temannya berlarian masuk ke perumahan CP The Residence yang letaknya tepat di samping sebuah kampus swasta di Makassar. Serangan puluhan pengemudi Grab ini merusak dan memecahkan kaca depan pos sekuriti perumahan tersebut.

“Jadi, dari keterangan yang disampaikan saksi So (24), salah satu rekan RN, ketika kawanan pengemudi ojol ini menyerang, saat itu dirinya dan kawan-kawannya melakukan perlawanan dan mengejar kembali komunitas ojol Grab sampai ke Jalan Abdullah Dg Sirua,” kata Indratmoko.

Menurut dia, tim gabungan Polsek Panakukang dan Polrestabes Makassar serta Patmor Polda Sulsel tiba di lokasi bentrokan pada pukul 23.30 Wita.

Polisi yang tiba di lokasi langsung membubarkan para pengemudi ojek online ini dan memerintahkan kedua belah pihak untuk melapor di Polsek Panakukang bila merasa dirugikan.

Polisi juga memeriksa YSH. Dari hasil pemeriksaan itu terungkap, bahwa RN lah yang melanggar lampu merah.

Kala itu, lanjut dia, YSH sedang buru-buru karena ingin melihat rekannya yang sedang mengalami kecelakaan lalu lintas tidak jauh dari lokasi tempat dia dan RN cekcok.

Lebih lanjut Indratmoko mengaku, polisi saat ini masih mendalami kasus bentrokan ini. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi para pengemudi ojek online sempat mendatangi Kantor Polsek Panakukang ketika rekannya memilih melaporkan kejadian ini.

Anda mungkin juga berminat