Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Polisi Bekuk Dua Pelaku Begal Sadis Di Sorong

0 361

Sorong,TN – Jajaran Satuan Reskrim Polres Sorong Kota berhasil meringkus dua orang pelaku begal sadis, yakni YMR (22) dan RA (21) yang melakukan aksi begal sadis terhadap Ramijan di Jalan Selat Morotai, pada 12 Januari 2020.

Saat itu, Ramijan hendak pergi ke pasar sentra remu untuk berjualan, sekitar pukul 05.00 WIT. Namun sesampainya di jalan selat Morotai, korban dihadang oleh enam pelaku yang menggunakan 3 sepeda motor. Selain Ramijan, sepasang suami isteri yakni Saeri dan Sutrimi yang saat itu melaju dari arah yang sama juga dihadang oleh para pelaku.

Setelah berhasil menghentikan ketiga korban, para pelaku langsung berupaya merebut tas milik Sutrimi dan motor milik Ramijan. Karena saat itu Sutrimi dan Ramijan berupaya keras mempertahan barang berharga mereka, para pelaku kemudian menganiaya korban hingga babak belur. Bahkan salah satu pelaku sempat membacok wajah Ramijan dengan menggunakam senjata tajam hingga Ramijan bersimbah darah.

Setelah itu para pelaku langsung membawa kabur motor milik Ramijan. Beruntung, beberapa jam setelahnya, motor tersebut berhasil ditemukan oleh pihak kepolisian di Kompleks SPG.

Kasat Reskrin Polres Sorong Kota, AKP Syarifurrahman S.Ik mengatakan bahwa para pelaku meninggalkan sepeda motor tersebut karena kehabisan bahan bakar.

“Usai menganiaya korban, pelalu langsung membawa lari sepeda motor korban. Namun sesampainya di SPG, karena bahan bakarnya habis, pelaku meninggalkan sepeda motor tersebut lalu berjalan pulang,”Syarifurrahman saat menggelar press release di Mapolres Sorong Kota, Kamis (16/01).

Syarifurrahman menjelaskan, para pelaku tergolong sadis saat melakukan aksinya,karena tidak segan-segan melukai korbannya apabila melawan.

“Para pelaku tergolong sadis dalam melakukan tindak kejahatannya karena tidak segan-segan melaukai korbannya. Bahkan saat hendak ditangkap, pelaku melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri sehingga kita lumpuhkan pelaku di bagian tubuhnya yang tidak mematikan (betis),”jelas Syarifurrahman

Dikatakan Syarifurrahman, selain tindak kejahatan begal, salah satu tersangka, YMR, juga mempunyai laporan polisi karena terlibat kasus Pencurian dan Pemberatan (Curat) dengan mencuri 15 unit laptop.

“Ada juga laporan polisi yang dilakukan oleh pelaku YMR. Selain kejahatan begal,  dia juga terlibat kasus Curat yaitu pencurian15 unit laptop bersama rekannya yang saat ini sudah dalam tahap proses hukum di pengadilan,”terang Syarifurrahman.

Syarifurrahman menambahkan, pihaknya juga masih melakukan pengejaran terhadap 3 orang pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi begal tersebut.

“Saat ini kita masih terus melakukan pengejaran terhadap 3 DPO lainnya. Saya harap masyarakat dapat bersabar, kita tentunya tidak akan tinggal diam,”imbuhnya.

Syarifurrahman juga mengungkapkan, masih banyak pelaku pencurian dan kekerasan yang masih berkeliaran. Hal itu dikarenakan banyaknya narapidana yang belum kembali ke lapas, semenjak terjadinya pembakaran lapas pada kerusuhan 19 Agustus 2019 lalu yang menyebabkan Napi kabur.

“Karena pada saat kerusuhan tanggal19 agustus 2019 lalu, ada sebagian besar narapida kasus pencurian dan kekerasan masih berkeliaran di kota Sorong. Kita masih lakukan upaya penangkapan dan tindakan tegas,”pungkasnya.

Anda mungkin juga berminat