Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pleno Rekapitulasi Pileg Sesuai Tahapan, KPU Tambrauw Jangan Didiskriminalisasi

0 483

Manokwari,TN- Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Papua Barat, Marinus Bonepay menegaskan, partai peserta pemilu 2019 di tingkat Kabupaten Tambrauw jangan mendiskriminalisasi Komisi Pemilihan Umum setempat.

Pasalnya, proses pelaksanaan pleno rekapitulasi suara hasil pemilihan legislatif (Pileg) semua tingkatan, KPU Kabupaten Tambrauw sudah melaksanakan sesuai tahapan dan mekanisme mulai dari tingkat KPPS, PPD hingga KPU.

“Tahapan pleno di Kabupaten Tambrauw dilaksanakan sesuai dengan mekanisme mulai dari tingkat TPS, PPD atau Distrik hingga ke KPU Kabupaten, jadi tuduhan yang disampaikan Ketua DPC Gerindra Tambrauw, Alberth Michael Sedik yang mengatakan pleno rekapitulasi suara tidak ada di tingkat TPS dan PPD tapi hanya di KPU, itu tuduhan yang tidak mendasar” ucap Marinus Bonepay kepada wartawan di Manokwari, Minggu (14/7)

Lebih lanjut lagi Marinus mengatakan, tensi konflik internal partai gerindra antara ketua DPC, Alberth Michael Sedik dengan dua caleg terpilih di Dapil 3 hasil pileg 17 april 2019 itu, jangan menggiring KPU Tambrauw sebagai lembaga penyelenggara pemilu ke ranah hukum.

“Inikan persoalan internal partai gerindr, dimana di dapil III partai Gerindra mendapat 2 kursi, Alberth Michael Sedik ingin kursi ketiga direbut mereka dengan cara mengkambinghitamkan KPU Tambrauw, melaporkan ke DKPP karena tidak melaksanakan tahapan pleno rekapitulasi suara ditingkat TPS dan Distrik, saya kira itu pengakuan yang salah” ujarnya.

Menurut Perindo, tahapan pleno rekapitulasi yang dilakukan KPU Kabupaten Tambrauw sudah prosedural sehingga pihaknya berharap partai perserta pemilu yang terjadi konflik internal jangan menggiring lembaga penyelenggara pemilu” pungkasnya.

Sementara hingga berita ini diterbitkan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Alberth Michael Sedik belum dapat dikonfirmasi.(*)

Anda mungkin juga berminat