Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Petugas KPPS Kota Waisai Datangi Kantor KPU Raja Ampat

0 99

Waisai, TN – Sejumlah petugas KPPS di Dapil 1 kota Waisai, melakukan aksi damai, mempertanyakan anggaran KPPS yang dinilai tidak cukup untuk pembangunan TPS dan operasional pelaksanaan pemilu 2019.

Massa yang mendatangi kantor KPU Raja Ampat, diterima langsung oleh Ketua KPU Raja Ampat,

Abdul Mutalib mewakili petugas KPPS menyampaikan sejumlah tuntutan, diantaranya tentang kecilnya honor operasional petugas KPPS.

Menurutnya, nilai tersebut tidak sebanding dengan resiko yang dihadapi sangat berat, ia menilai, dana operasional sebesar Rp3.209.000/TPS sangat kurang untuk pembangunan TPS, karena harga kebutuhan di Raja Ampat sangat mahal itupun anggaran tersebut belum termasuk konsumsi.

“Kami mohon kejelasan dari KPU, kenapa gaji atau honor petugas KPPS sangat kecil, hampir tidak sebanding dengan resikonya yang berat. Kami minta anggaran ini ditambah,” ujar Abdul Mutalib.

Ketua KPU Raja Ampat, Steven Eibe, menyampaikan bahwa Pemilu kali ini berbeda karena dana yang digunakan bersumber dari APBN yang besarannya sudah ditentukan oleh kementerian keuangan yang menyemaratakan seluruh operasional pelaksanaan pemilu di Indonesia.

“Permasalahan seperti ini bukan hanya terjadi di Raja Ampat tetapi di daerah lain juga begitu. Dan dana tersebut berasal dari APBN dan diatur dalam DIPA, sehingga KPU tidak bisa berbuat menambah dan mengurangi terkait dana tersebut,” terangnya.

Pertemuan yang dilakukan hingga pukul 19.00 WIT tersebut akhirnya menyepakati beberapa hal, diantaranya setiap petugas KPPS harus segera menyiapkan lokasi TPS secepatnya dan KPU akan membantu menyiapkan peralatan untuk pembangunan TPS tersebut seperti tenda, kursi dan lainnya, dengan catatan harus bekerja sama membangun TPS tersebut agar Dana Operasional sebesar Rp3.209.000 bisa dioptimalkan untuk konsumsi. Permasalahan lebih lanjut mengenai honor atau gaji petugas KPPS akan dikoordinasikan dengan pihak KPU esok hari.

Setelah mendapat kesepakatan yang disampaikan oleh ketua KPU Raja Ampat tersebut selanjutnya masa aksi menerima dan membubarkan diri dalam situasi aman dan kondusif.

Anda mungkin juga berminat