Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Perpusnas RI Gelar Implementasi Program Revolusi Mental, Wabub R4 : Membaca Wajib Jadi Budaya di Raja Ampat

0 59

Waisai, TN- Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (RI) bekerja sama dengan pemerintah daerah kabupaten Raja Ampat, menggelar sosialisasi pembudayaan kegemaran membaca perpustakaan nasional Republik Indonesia di aula Bappeda kabupaten Raja Ampat, Rabu (11/9).

Implementasi program revolusi mental menuju indonesia cerdas 2024 merupakan salah satu peran Perpustakaan dalam melaksanakan UUD 1945, yaitu Turut Serta Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.

Kepala Bidang Pengkajian dan Permasyarakatan Minat Baca Perpustakaan Nasional RI, Dra. Nani Suryani, M.Si, mengatakan salah satu tolak ukur tingginya minat baca adalah jumlah masyarakat yang mengunjungi perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan informasi dan memperluas wawasannya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Raja Ampat, Hasan Tamima (kiri), Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel P Urbinas (tengah) dan Kepala Bidang Pengkajian dan Permasyarakatan Minat Baca Perpustakaan Nasional RI, Nani Suryani (kanan). Foto wim/TN.

“Perpustakaan harus selalu meningkatkan kualitas serta kuantitas pelayanan guna menarik masyarakat untuk aktif memanfaatkan Informasi yang tersedia di perpustakaan,” ujar Nani Suryani.

Dikatakan, perpustakaan mempunyai peran penting untuk mengubah cara pandang pikiran maupun sikap dan prilaku setiap orang untuk berorientasi pada kemajuan dan kemoderenan sehingga Indonesia menjadi bangsa yang besar dan mampu berkopetensi dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Terkait hal itu, menurut Nani Suryani, dengan melakukan gemar membaca, masyarakat kabupaten Raja Ampat yang berada di daerah yang terkenal dengan destinasi wisata dunia ini, tentunya juga memerlukan Sumber Daya Manusia yang berkualitas.

“Masyarakat kabupaten Raja Ampat yang berada di daerah yang terkenal dengan destinasi wisata dunia ini, tentunya juga memerlukan Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Untuk itu kegiatan gemar membaca mampu mengubah cara pandang pikiran maupun sikap dan prilaku setiap orang, terutama untuk membangun kabupaten Raja Ampat,” ujar Nani.

Menurutnya pemerintah daerah dan masyarakat mendorong tumbuhnya perpustakaan dan rumah baca yang dekat dengan keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat.

“Hal ini karena perpustakaan mewujudkan manusia yang cerdas dan diharapkan memiliki kebiasaan membaca sebagai upaya pembelajaran sikap yang layak,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Raja Ampat dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel Piter Urbinas, mengatakan Sosialisasi dan kampanye Gerakan Menumbuhkan Minat Baca di kabupaten Raja Ampat agar bisa tumbuh dan menjadi sebuah budaya.

“Budaya harus menjadi sebuah kebutuhan untuk mengembangkan kegemaran membaca terutama di kalangan anak didik, yang pada gilirannya akan mampu menumbuhkan budaya membaca di Raja Ampat,” jelas Manuel Piter Urbinas.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Raja Ampat, Manuel P Urbinas, bertindak sebagai narasumber adalah, Kepala Bidang Pengkajian dan Permasyarakatan Minat Baca Perpustakaan Nasional RI, Dra. Nani Suryani, M.Si, Pustakawan Ahli Madya Perpustakaan Nasional Indonesia, Drs. Dodi Pribadi M.M, M.Si, dan Penggiat Literasi, Roosie Setiawan S.H.

Anda mungkin juga berminat