Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Peringati Hari Anti Korupsi, Kajari Merauke Harapkan Kesadaran Hukum Masyarakat Meningkat

0 131

Merauke, TN – Momentum Hari Anti Korupsi se Dunia yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, diharapkan menjadi penggerak kesadaran hukum masyarakat Merauke, agar terus meningkat dan menjadi lebih baik.

Harapan ini disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Merauke, I Wayan Sumertayasa SH, MH, saat memperingati Hari Anti Korupsi se Dunia di Merauke, Senin (9/12/2019).

Untuk mewujudkan kesadaran itu, Kejari Merauke melakukan kegiatan berupa pembagian stiker anti korupsi bagi pengguna jalan di sejumlah titik keramaian di Kota Merauke.

Stiker dengan tulisan anti korupsi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang korupsi, sehingga masyarakat ikut membantu pencegahan tindak pidana korupsi.

Sebelum itu, Kejari Merauke melakukan sosialisasi pencegahan dan kegiatan jaksa menyapa di RRI, yang juga bertujuan mencegah terjadinya korupsi di Merauke.

“Kalau penanganan perkara, sampai dengan Desember 2019 ini sudah 280 perkara. Harapan kami,  SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) hanya sedikit dan kesadaran hukum masyarakat meningkat,” jelas Wayan Sumertayasa.

I Wayan mengatakan, perkara yang menonjol di wilayah kerja Kejaksaan Negeri Merauke yang meliputi Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Degoel adalah pembunuhan, percabulan, penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan.

Sementara perkara yang inkrah, sudah mencapai 151 perkara. Kemudian, ada dua kasus yang dilimpahkan dari bidang intelijen yakni bantuan sosial dan penyalahgunaan penyetoran Pajak Dana Desa.

Lebih lanjut ia mengatakan, sesuai instruksi pimpinan, seluruh aparat Kejaksaan harus bersih, tidak ada tindakan yang tidak mendukung penanganan atau pencegahan tindak pidana korupsi.

Untuk penanganan tindak pidana korupsi, pihaknya akan mengutamakan tindakan pencegahan melalui pengawalan dan pengamanan (Walpam). Ia menegaskan, Aparat Kejakasaan tidak terlibat dalam ranah politik, terutama dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Merauke 2020 nanti. **

Anda mungkin juga berminat