Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Penyelundupan 34 Ekor Satwa Liar di Pelabuhan Sorong Berhasil Digagalkan

0 309

Sorong, TN – Upaya penyelundupan satwa liar serta satwa (burung) yang dilindungi sebanyak 34 ekor berhasil digagalkan oleh petugas gabungan yang melibatkan POMAD, POMAL, BKSDA, BKIPM, KP3 Laut, KSOP, dan Pelindo di pelabuhan laut Sorong, Selasa (12/11), pada kegiatan pengawasan bersama yang digelar oleh Stasiun Karantina pertanian kelas I Sorong.

Dalam kegiatan pengawasan bersama tersebut, sebagian burung ditahan ketika sedang berusaha diselundupkan naik ke kapal. Sedangkan beberapa lainnya diambil dalam posisi sudah berada dalam kapal dan hendak diberangkatkan ke jawa.

“Tujuan kegiatan pengawasan bersama ini adalah untuk mencegah masuk dan menyebarnya Hama Penyakit Hewan dan Tumbuhan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), serta melindungi sumber daya alam hayati dan nabati terutama di wilayah Papua Barat sesuai dengan amanat dari Undang-undang no. 16 tahun 1992 tentang karantina ikan, hewan, dan tumbuhan,”kata kepala Stasiun Karantina Sorong, drh. I Wayan Kertanegara dalam keterangan rilisnya yang diterima teropongnews.com, Selasa,(12/11).

Pengawasan bersama yang digelar di pelabuhan laut Sorong.

Dikatakan I Wayan, burung-burung yang berhasil digagalkan oleh petugas gabungan yaitu 1 ekor cendrawasih belah rotan yang diamankan diatas KM. Gunung Dempo tujuan Makassar, 3 ekor kakatua jambul kuning ditahan saat hendak dinaikkan keatas kapal, 12 ekor burung kumkum merpati hutan, 4 ekor burung Pombo, 5 ekor nuri kepala hitam, 2 ekor bayan merah, 5 ekor perkici, 2 ekor kakatua hitam,”

“Setelah ditahan, burung-burung tersebut dibawa ke kantor stasiun karantina pertanian kelas I Sorong dan dilaksanakan serrah terima langsung kepada pihak BKSDA, sebab satwa liar dan dilindungi masuk dalam kewenangan BKSDA,”jelas I Wayan.

Serah terima dilakukan pada pukul 11.00 WIT oleh kepala Karantina Sorong drh. I Wayan Kertanegara kepada pihak BKSDA yang diwakili oleh kepala bidang wilayah I BKSDA Papua Barat, Hasrudding Machmud, SP.

Serah terima satwa dilindungi oleh kepala Karantina Sorong drh. I Wayan Kertanegara kepada pihak BKSDA yang diwakili oleh kepala bidang wilayah I BKSDA Papua Barat, Hasrudding Machmud, SP.

I Wayan mengimbau, agar masyarakat juga turut berperan aktif dalam membantu cegah masuk dan menyebarnya HPHK dan OPTK serta kelestarian Sumber Daya Alam (SDA) dengan selalu melapor ke Karantina sebelum membawa hewan , tumbuhan, dan produk turunannya.

“Terkait satwa liar yang tidak dilindungi, lalu lintas diperbolehkan dengan syarat disertai Surat Ijin Angkut (SATDN) dari BKSDA dan sertifikat kesehatan dari Karantina pertanian. Untuk satwa dilindungi tidak boleh dilalulintakan,”pungkasnya.

 

Anda mungkin juga berminat