Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pengeboran Geothermal Di Tulehu Tidak Ada Kaitan Dengan Gempa

0 99

Ambon, TN – Salah seorang Pakar Geothermal dari Universitas Indonesia, Yusuf Daud menyatakan, pengeboran panas bumi atau Geothermal yang dilakukan PT. PLN di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) bukan merupakan penyebab terjadinya gempabumi di Kota Ambon dan sekitarnya beberapa waktu lalu

“Pembangunan proyek Geothermal atau sumber daya energi yang berasal dari perut bumi, yang merupakan sumber energi baru dan terbarukan saat ini, sama sekali tidak ada kaitannya dengan masalah gempabumi di pulau Ambon dan sekitarnya,” katanya saat dihubungi dari Ambon, Jumat (17/1).

Menurutnya, geothermal bisa menimbulkan gempa kecil atau mikro dengan kekuatan magnitudo 3 SR dengan kedalamannya dibawah 2 hingga 3 kilometer.

“Hal itu bisa terjadi, tetapi kalau geothermalnya sudah berproduksi. Sementara yang ada di Negeri Tulehu itu belum berproduksi. Dengan demikian bahwa tidak ada hubungan antara geothermal di Tulehu dengan gempa yang masih terjadi di pulau Ambon dan sekitarnya. Gempabumi yang terjadi disana itu lebih kepada bersifat tektonik,” tegasnya.

Dihubungi terpisah, Wakil Wali Kota (Wawali) Ambon, Syarif Hadler mengaku, kondisi gempabumi yang terjadi di Maluku sampai saat ini sudah terjadi sebanyak 2.924 kali gempa, dan ini tidaklah lazim.

“Atas ketidaklaziman ini kemudian oleh sebagian kalangan mengkaitkan dengan proyek pembangunan Geothermal di Tulehu,” ujarnya.

Menurut Wawali, dialog dan kajian ilmiah ini dilakukan oleh Pemkot Ambon yang digelar pada Rabu 15 Januari 2020, untuk menepis berbagai isu yang berkembang, terkait gempabumi yang terjadi di Maluku sejak 26 September 2019 lalu.

“Dimana, informasi yang beredar di masyarakat bahwa gempabumi yang mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya sejak September 2019 lalu diakibatkan karena adanya pengeboran pembangunan sumber daya energi yang berasal dari perut bumi atau geothermal, di Negeri Tulehu Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah,” tandas Wawali.

Anda mungkin juga berminat