Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Penerbangan Subsidi Angkutan Udara Perintis 2020 Korwil Merauke Dilaunching

0 206

Merauke, TN – Penerbangan perdana subsidi angkutan udara perintis tahun 2020 Korwil Merauke dilaunching di Bandara Mopah Merauke, Senin (20/01). Ada dua pesawat perintis jenis Karavan 208B berkapasitas 12 seat dan Pilatus kapasitas 8 seat akan melayani 13 route di Korwil Merauke.

Di antaranya, Merauke-Okaba, Merauke-Kimam, Merauke-Bomakia, Merauke-Senggo, Merauke-Mindiptana, Merauke-Wanam,- Merauke Ewer, Merauke Bade, Merauke Kamur, Kepi-Bade, Kepi-Senggo, Ewer- Kamur, dan Kepi Aboge. Penerbangan perdana ini diawali untuk tiga route menggunakan pesawat Karavan dengan route Merauke-Okaba pergi pulang (PP), Merauke-Ewer PP dan Meruke- Kimam PP.

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah X, Usman Effendy mengtakan, angkutan bersubsidi ini dilakukan setiap tahun untuk enam Kowil di Papua, yaitu Merauke, Tanah Merah, Elelim, Wamena, Timika dan Korwil Dekai.

“Tujuannya untuk memberikan kelancaran bagi masyarakat di daerah pedalaman, terisolir dan terluar (3T) dengan subsidi sehingga selain ada kemudahan, juga tidak terjadi kemahalan harga tiket dan dapat dijangkau masyarakat,” jelas Kaotban usai lounching.

Daftar harga tiket

Semua pihak diajak untuk turut mengawasi baik harga tiket maupun jadwal penerbangan di 13 route itu. la menegaskan, terkait harga tiket sudah ditentukan sesuai daerah tujuan. Siapaun tidak bisa memanipulasi harga tiket kepada calon penumpang, baik calo dari luar maupun staf bandara.

“Siapapun yang memark-up (penggelembungan) harga tiket kepada pelanggan itu adalah pelanggaran. Kalau calo orang dalam kita akan kasi sanksi administrasi dan sanksi pegawai. Atau mereka yang bekerja di Bandara, akan dicabut passnya dan dilaporkan ke kepolisian,” tegas Usman.

Kaotban mengimbau kepada seluruh masyarakat agar membeli tiket di tempat perwakilan penjualan tiket resmi, jangan melalui orang per orang guna menghindari penipun.

Apa bila ditemukan ada yang memblok tiket, maka segera dilaporkan ke pihak berkompeten, karena tiket perintis ini tujuannya untuk masyarakat bukan untuk diperdagangkan. Pengaduan bisa disampaikan langsung kepada Kepala Otban Wilayah X dan Kepala Unit Pelayanan Bandara Mopah Merauke.

Anda mungkin juga berminat