Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pemerintah Batasi Akses Orang Asing ke Papua dan Papua Barat

0 81

Jakarta, TN – Pemerintah saat ini tidak membuka akses orang asing ke Papua dan Papua Barat. Tujuannya, pemberlakukan kebijakan yang bersifat sementara ini, agar tidak terjadi masalah baru yang timbul pasca kericuhan beberapa waktu lalu yang dipicu isu rasisme.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengatakan, pembatasan orang asing ke Papua dan Papua Barat bertujuan mempersempit kemungkinan terjadinya masalah.

“Jangan sampai nanti kita enggak bisa membedakan mana orang asing, orang asing yang ikut nimbrung, ikut ngompori, ikut campur tangan, dengan orang-orang yang betul-betul tulus sebagai wisatawan,” tutur Wiranto dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (3/9/2019), seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, pembatasan akses bagi orang asing untuk melindungi orang asing itu.  “Melindungi orang asing itu sendiri supaya tidak menjadi korban kerusuhan,” kata dia.

Wiranto menegaskan bahwa pembatasan akses bagi orang asing ke Papua dan Papua Barat hanya sementara. Ia juga mengatakan bahwa pembatasan tersebut bukan berarti akses ke daerah tersebut ditutup seluruhnya. Hanya saja, terdapat syarat-syarat yang diberlakukan. “Dibatasi, dibatasi itu berarti boleh tapi ada syarat-syaratnya,” ucap Wiranto.

Pembatasan tersebut akan dicabut jika situasi sudah aman sepenuhnya. “Ada filter-filter yang kami lakukan. Jika keadaan nanti sudah kondusif, sudah aman, silakan. Ini adalah hak negara kita untuk melakukan itu,” kata Wiranto.

Anda mungkin juga berminat