Teropong News
Lugas Tegas dan Tanpa Batas

Pelaku Penikaman Di Sausapor Ditangkap

0 947

Sorong, TN – Kepolisian Resort Sorong berhasil menangkap pelaku penikaman yang terjadi di Distrik Sausapor, Kabupaten Tambrauw, pada Jumat 26 April 2019 lalu.

Tersangka bernama Norbertus Adrianus Titit alias Bosko, ditangkap di KM. 10 kampung Bugis Kota Sorong, tanggal 30 April 2019 oleh Tim Opsnal Polres Sorong. Pelaku yang sempat buron itu ditangkap di rumah kosnya.

Wakapolres Sorong, Kompol Andi Mapparenta S.Sos didampingi Kasat Reskrim Polres Sorong, AKP Fernando S. Saragi S.Ik dan Kapolsek Sausapor, Iptu A. Ronny Uniwally S.H saat menggelar press release di Mapolres Sorong, Selasa (21/05) mengatakan, penikaman tersebut dipicu karena hubungan asmara.

“Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 buah baju warna abu-abu, 1 buah celana pendek warna coklat kotak-kotak dan warna hitam, 1 buah noken warna biru, dan 1 buah pisau dapur,”ujar Wakapolres dalam keterangan rilisnya.

Wakapolres menjelaskan, Krononologis penikaman bermula saat tersangka Norbertus alias Bosko , saksi Yohanis A Yesnath , saksi Kubiah Salonika Yenjau, dan saksi Martha Yafdas duduk di pantai logbon sambil mengkonsumsi minuman keras.

Setelah itu tersangka Norbertus bersama Kubiah memisahkan diri dari saksi lainnya dengan mengambil jarak sektar 15 meter. Tersangka Norbertus dan Kubiah kemudian melakukan hubungan badan layaknya suami istri di pantai tersebut.

Sekitar pukul 02.00 WIT pagi, korban Afner Gotlif Marani yang merupakan pacar dari Kubiah, datang dan menegur pujaan hatinya itu. Setelah menegur Kubiah, korban Afner Gotlif Marani pun pulang. Karena tersangka Norbertus merasa takut diketahui, tersangka mengejar korban yang juga turut diikuti oleh Kubiah.

Sesampainya si samping kios Mami, tersangka dan korban sempat terlibat adu mulut , setelah itu korban balik badan dan berjalan meninggalkan tersangka Norbertus.

Tersangka kemudian mengambil pisau dapur yang disimpannya di dalam noken warna biru dan menikam dada kanan korban dari arah belakang sebanyak 1 (satu) kali. Korban akhirnya ditemukan oleh Yohanes Mesak Hae mendapati korban yang berusaha untuk duduk di depan rumah ibu Pera sembari berteriak meminta pertolongan.

Melihat kondisi korban Yohanes pun melakukan pertolongan dengan cara menekan dada korban agar darahnya tidak mengalir deras. Karena kondisi korban semakin kritis, Yohanes pun melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sausapor.

“Ketika saksi Yohanes kembali usai melapor ke Polsek Sausapor,  korban sudah meninggal dunia. Kemungkinan kehabisan darah karena luka tusuk tersebut,”jelas Kasat Reskrim, AKP Fernando S. Saragi S.Ik.

Kini pelaku sudah mendekam di sel tahanan Mapolres Sorong untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP dan 351 ayat 3 KUHP dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara dan maksimal seumur hidup.

Anda mungkin juga berminat